By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Tertahan Sejak 2022, Alat Bantu Belajar dari Korea Akhirnya Diserahkan Bea Cukai
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > Tertahan Sejak 2022, Alat Bantu Belajar dari Korea Akhirnya Diserahkan Bea Cukai

Tertahan Sejak 2022, Alat Bantu Belajar dari Korea Akhirnya Diserahkan Bea Cukai

Published May 6, 2024
944 Views
Share
4 Min Read
Sumber: gambar hanya ilustrasi
SHARE

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menyerahkan alat belajar berupa keyboard braille milik SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta setelah tertahan sejak 2022. 

Keyboard braille sebanyak 20 buah itu adalah hibah dari perusahaan OHFA Tech Korea Selatan, dan tertahan di gudang perusahaan jasa titipan (PJT) sejak masuk ke Indonesia pada 18 Desember 2022 lalu. Alat belajar tersebut pun sudah resmi diserahkan oleh Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soetta Gatot Sugeng Wibowo kepada Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta Dede Kurniasih pada hari ini, Senin (29/4).

Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Askolani mengatakan, dengan koordinasi yang dilakukan antara Ditjen Bea Cukai, DHL Express Indonesia sebagai PJT, sampai Dinas Pendidikan persoalan ini pun telah diselesaikan. 

“Hari ini, setelah dilengkapi dokumen oleh SLB dan dari Dinas Pendidikan, kami tetapkan bahwa ini sesuai dengan ketentuan pemerintah untuk dibebaskan bea masuk,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor DHL Express Indonesia, Tangerang, Senin (29/4). 

Dia menjelaskan, keyboard braille untuk SLB masuk dengan fasilitas pengiriman DHL melalui mekanisme barang kiriman, bukan hibah. Akhirnya, Bea Cukai mengenakan penarifan pada barang tersebut sesuai dengan ketentuan pemerintah. 

Adapun Bea Cukai sempat menetapkan nilai barang tersebut sebesar Rp 361,03 juta dengan meminta pihak sekolah untuk membayar Pemberitahuan Impor Barang Khusus (PIBK) sebesar Rp 116 juta, dan membayar biaya penyimpanan gudang yang dihitung per hari. 

“Nah, tidak ada info (kalau hibah), yang kemudian masuk ke kita sebagai barang kiriman, sehingga kami tetap hitung sebagai barang kiriman maka ada tarif kepabeanannya,” kata Askolani. 

Besarnya tarif yang dikenakan tersebut pada akhirnya membuat proses pengurusan 20 keyboard braille tidak dilanjutkan pada 2022 lalu. Barang itu pun hanya tersimpan digudang DHL dan ditetapkan sebagai barang tak dikuasai (BTD) oleh Bea Cukai. 

“Di 2023 barang itu diinfoin lagi kepada DHL untuk memperbaikkan address-nya, dokumennya, dan lain-lain. Tetapi komunikasi ini hanya sampai PJT, belum masuk ke ranah kita Bea Cukai. Kita hanya diinfokan di awal ini barang kiriman, maka kita infokan tarifnya sekian. Tapi dokumentasi dan segala macam ini masih sebatas di DHL yang memprosesnya dengan importirnya,” jelas dia. 

Lalu di 2024, persoalan ini mencuat di media sosial sampai menjadi sorotan publik, Buzztie. Pihak Bea Cukai pun menindaklanjuti sampai akhirnya diketahui kalau barang tersebut merupakan hibah, bukan barang kiriman pada umumnya. 

Setelah diketahui persoalan itu, maka pemerintah pun memfasilitasi untuk 20 keyboard braille tersebut keluar dari wilayah kepabeanan tanpa dikenakan biaya bea masuk. Sebab, pemerintah memang memiliki regulasi untuk memfasilitasi barang hibah buat pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya.

“Jadi kalau kita enggak dikasih tahu sebelumnya, kita enggak ngerti bahwa barang ini hibah. Setelah kita tahu, kita malah kasih exit (jalan keluar),” kata dia. 

“Alhamdulillah, dengan koordinasi kami kepada SLB, DHL, dan Dinas Pendidikan yang meyakinkan bahwa itu memang betul hibah, dan kalau hibah tidak ada pengenaan bea masuk atau pajak dalam rangka impor, biayanya nol, sehingga kemudian kami merespons cepat setelah dapat masukkan itu,” kata Askolani. 

Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta Dede Kurniasih pun mengaku senang karena akhirnya barang tersebut bisa diterima pihaknya. Dia bilang, keyboard braille dari Korea Selatan itu dibutuhkan sebab belum tersedia di Indonesia. 

“Ini media yang sangat dibutuhkan, ditunggu oleh anak-anak. Jadi alhamdulillah alat ini sudah bisa kami terima, mudah-mudahan alat ini sangat membantu pelajaran, khususnya bagi tuna netra bisa belajar lebih maksimal,” ungkap Dede.

You Might Also Like

Sopir Blue Bird-Bule Rusia Dipertemukan, Kasus Catcalling Berakhir Damai

Viral Mobil Google Maps Nyasar ke Kebun Tebu di Malang

Konser Coldplay Bentrok dengan Jadwal FIFA Matchday 2023

Selain Tutup 27 U-Turn, DKI Akan Terapkan One Way di 7 Ruas Jalan

Kini Depok Punya Angkot Ber-AC

TAGGED:alat bantuBea Cukaiindonesia
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kocak! Bukannya Dikasih Buket Bunga, Wanita Ini Malah dapat Bunga Tabur Habis Sidang Sempro
Next Article Tim Bulu Tangkis Indonesia Pulang Sebagai Runner Up di Final Thomas Cup 2024
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

Uncategorized
Jawab Kebutuhan Industri, Hexindo Perkenalkan “WIXIM Supported by LANDCROS” di Indonesia
July 27, 2026
39 Views
Uncategorized
“Showers That Stay with You” dari GROHE Menjawab Arti Kemewahan Modern
July 27, 2026
52 Views
Uncategorized
PT Delta Sukses Teknologi Perluas Distribusi DWAY, Perkuat Akses terhadap Produk Resmi
July 20, 2026
73 Views
PT Tracon taman 500 bibit mangrove
Uncategorized
PT Tracon Industri Tanam 500 Bibit Mangrove di Dusun Tangkolak
July 13, 2026
62 Views
Uncategorized
Tembus 18 juta Pengguna, Simplus Rayakan Hari Jadi ke-5 dengan Kampanye “Live Young with Simplus”
July 2, 2026
94 Views
TANDA PENGENAL BIRU
LifestyleNational
SUNNY KIDS LUNCURKAN TANDA PENGENAL BIRU (BANTUAN INKLUSIF DI RUANG UMUM), DORONG RUANG PUBLIK YANG LEBIIH INKLUSIF DAN PENUH EMPATI
June 5, 2026
233 Views
Internasional
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026: Kompetisi Bergengsi Arsitektur Indonesia
May 23, 2026
124 Views
Lifestyle
Definisi Baru Kemewahan Kamar Mandi: LIXIL Hadirkan Showroom Manzio @313 di Surabaya
May 21, 2026
782 Views
Lifestyle
A-Level & IGCSE di UK dan Ireland Jadi Jalur Favorit Siswa Indonesia Menuju Kedokteran Hingga Seni di Kampus Top Dunia
May 13, 2026
968 Views
Lifestyle
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
May 11, 2026
126 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.3k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.2k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.5k Views

Baca berita lainnya

National

Status Pandemi Covid-19 di Indonesia Resmi Dicabut Jokowi

June 21, 2023
National

Kebakaran di Ruang Badan Intel Polri Akibat Korsleting UPS

November 25, 2022
National

Rata-rata Gaji S1-S3 Indonesia Rp 4,96 juta Perbulan

November 18, 2024
National

Viral Modus Baru Penipuan Surat Tilang via WhatsApp

March 20, 2023

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up