By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Tertahan Sejak 2022, Alat Bantu Belajar dari Korea Akhirnya Diserahkan Bea Cukai
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > Tertahan Sejak 2022, Alat Bantu Belajar dari Korea Akhirnya Diserahkan Bea Cukai

Tertahan Sejak 2022, Alat Bantu Belajar dari Korea Akhirnya Diserahkan Bea Cukai

Published May 6, 2024
881 Views
Share
4 Min Read
Sumber: gambar hanya ilustrasi
SHARE

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menyerahkan alat belajar berupa keyboard braille milik SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta setelah tertahan sejak 2022. 

Keyboard braille sebanyak 20 buah itu adalah hibah dari perusahaan OHFA Tech Korea Selatan, dan tertahan di gudang perusahaan jasa titipan (PJT) sejak masuk ke Indonesia pada 18 Desember 2022 lalu. Alat belajar tersebut pun sudah resmi diserahkan oleh Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soetta Gatot Sugeng Wibowo kepada Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta Dede Kurniasih pada hari ini, Senin (29/4).

Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Askolani mengatakan, dengan koordinasi yang dilakukan antara Ditjen Bea Cukai, DHL Express Indonesia sebagai PJT, sampai Dinas Pendidikan persoalan ini pun telah diselesaikan. 

“Hari ini, setelah dilengkapi dokumen oleh SLB dan dari Dinas Pendidikan, kami tetapkan bahwa ini sesuai dengan ketentuan pemerintah untuk dibebaskan bea masuk,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor DHL Express Indonesia, Tangerang, Senin (29/4). 

Dia menjelaskan, keyboard braille untuk SLB masuk dengan fasilitas pengiriman DHL melalui mekanisme barang kiriman, bukan hibah. Akhirnya, Bea Cukai mengenakan penarifan pada barang tersebut sesuai dengan ketentuan pemerintah. 

Adapun Bea Cukai sempat menetapkan nilai barang tersebut sebesar Rp 361,03 juta dengan meminta pihak sekolah untuk membayar Pemberitahuan Impor Barang Khusus (PIBK) sebesar Rp 116 juta, dan membayar biaya penyimpanan gudang yang dihitung per hari. 

“Nah, tidak ada info (kalau hibah), yang kemudian masuk ke kita sebagai barang kiriman, sehingga kami tetap hitung sebagai barang kiriman maka ada tarif kepabeanannya,” kata Askolani. 

Besarnya tarif yang dikenakan tersebut pada akhirnya membuat proses pengurusan 20 keyboard braille tidak dilanjutkan pada 2022 lalu. Barang itu pun hanya tersimpan digudang DHL dan ditetapkan sebagai barang tak dikuasai (BTD) oleh Bea Cukai. 

“Di 2023 barang itu diinfoin lagi kepada DHL untuk memperbaikkan address-nya, dokumennya, dan lain-lain. Tetapi komunikasi ini hanya sampai PJT, belum masuk ke ranah kita Bea Cukai. Kita hanya diinfokan di awal ini barang kiriman, maka kita infokan tarifnya sekian. Tapi dokumentasi dan segala macam ini masih sebatas di DHL yang memprosesnya dengan importirnya,” jelas dia. 

Lalu di 2024, persoalan ini mencuat di media sosial sampai menjadi sorotan publik, Buzztie. Pihak Bea Cukai pun menindaklanjuti sampai akhirnya diketahui kalau barang tersebut merupakan hibah, bukan barang kiriman pada umumnya. 

Setelah diketahui persoalan itu, maka pemerintah pun memfasilitasi untuk 20 keyboard braille tersebut keluar dari wilayah kepabeanan tanpa dikenakan biaya bea masuk. Sebab, pemerintah memang memiliki regulasi untuk memfasilitasi barang hibah buat pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya.

“Jadi kalau kita enggak dikasih tahu sebelumnya, kita enggak ngerti bahwa barang ini hibah. Setelah kita tahu, kita malah kasih exit (jalan keluar),” kata dia. 

“Alhamdulillah, dengan koordinasi kami kepada SLB, DHL, dan Dinas Pendidikan yang meyakinkan bahwa itu memang betul hibah, dan kalau hibah tidak ada pengenaan bea masuk atau pajak dalam rangka impor, biayanya nol, sehingga kemudian kami merespons cepat setelah dapat masukkan itu,” kata Askolani. 

Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta Dede Kurniasih pun mengaku senang karena akhirnya barang tersebut bisa diterima pihaknya. Dia bilang, keyboard braille dari Korea Selatan itu dibutuhkan sebab belum tersedia di Indonesia. 

“Ini media yang sangat dibutuhkan, ditunggu oleh anak-anak. Jadi alhamdulillah alat ini sudah bisa kami terima, mudah-mudahan alat ini sangat membantu pelajaran, khususnya bagi tuna netra bisa belajar lebih maksimal,” ungkap Dede.

You Might Also Like

Berulah Lagi, Kini Bu Masriah Lempar Sampah Sembarangan ke Tetangga

PT Timah Pecat Karyawannya yang Hina Pegawai Honorer

Tilang Manual Kembali Berlaku, Hanya Berlaku di Area Tak Terjangkau ETLE

Umat Muslim di Bali Boleh Tarawih ke Masjid saat Nyepi Asal Jalan Kaki

WHO Umumkan Pandemi Covid Telah Berakhir

TAGGED:alat bantuBea Cukaiindonesia
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kocak! Bukannya Dikasih Buket Bunga, Wanita Ini Malah dapat Bunga Tabur Habis Sidang Sempro
Next Article Tim Bulu Tangkis Indonesia Pulang Sebagai Runner Up di Final Thomas Cup 2024
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

EntertainmentSports
Netflix akan Pertimbangkan Beli Hak Siar Premier League
December 9, 2025
696 Views
Internasional
PBB Turut Berbelasungkawa Atas Banjir Besar di Sumatera
December 9, 2025
693 Views
National
Produksi Beras Tahun 2025 Menguat
December 9, 2025
692 Views
Internasional
Malaysia akan Lanjutkan Pencarian Pesawat MH370 yang Hilang 11 Tahun Lalu
December 9, 2025
690 Views
National
Membangun Resiliensi Ekonomi Antar Generasi: Sun Life dan CIMB Niaga Hadirkan Perencanaan Keuangan dan Legacy Berdenominasi USD
December 7, 2025
42 Views
games
Game Roblox akan Wajibkan Pemain Verifikasi Wajah dan Usia untuk Penggunaan Fitur Chat
December 7, 2025
705 Views
National
Siswa SMP asal Surabaya Berhasil Ubah Kulit Bawang Menjadi Tinta Spidol
December 6, 2025
701 Views
National
Sebelumnya Dikritik, Oxford Akhirnya Cantumkan Peneliti Lokal Penemu Rafflesia Hasseltii
December 5, 2025
706 Views
National
Analisis BMKG Terkait Hujan Ekstrem di Sumatera
December 5, 2025
702 Views
Internasional
Kebakaran Melanda Hong Kong, 7 Gedung Habis Terbakar
December 4, 2025
703 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
1.9k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.4k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.3k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
1.9k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.2k Views

Baca berita lainnya

National

SD di Riau Tetapkan Program Tidur Siang untuk Muridnya

October 6, 2024
National

Produk Tanpa Sertifikasi Halal Bakal Kena Sanksi Mulai 2024

January 9, 2023
National

Kebakaran Balai Kota Bandung, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

November 7, 2022
National

Polda Jabar Selidiki Video Suami KDRT Istri di Depan Anak

November 16, 2022

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up