Selama hampir 3 tahun belakangan menemani masyarakat Indonesia, aplikasi PeduliLindungi akan segera berubah jadi aplikasi SATUSEHAT per selasa, (28/02).
Memasuki era menurunnya pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus membuat transformasi digital terhadap kesehatan masyarakat, Buzztie. Diketahui, pembaruan aplikasi PeduliLindungi secara bertahap menjadi SATUSEHAT bakal membuat aplikasi ini jadi lebih luas lagi kegunaannya.
Transformasi digital tersebut bertujuan untuk merancang aplikasi SATUSEHAT tidak untuk Covid-19 saja, tapi juga semua rekam medis dan penyakit juga akan ada disana.
Dikutip dari CNN, Selasa (28/02) Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji mengatakan kalau masyarakat nggak perlu menghapus atau mengunduh aplikasi baru, tetapi cukup melakukan pembaruan aplikasi.
“Mulai hari ini. Tidak perlu download baru, akan ada pesan untuk update versi terbaru,” ujar Setiaji.
Ada dua fitur terbaru pada aplikasi PeduliLindungi yaitu ‘pengingat minum obat’ dan ‘vaksin dan imunisasi’. Tapi, belum ada pemberitahuan pengingat update aplikasi PeduliLindungi dan aplikasi belum otomatis berganti nama menjadi SATUSEHAT.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, aplikasi SATUSEHAT dipersiapkan untuk mempersingkat pelaporan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari yang semula melalui 400 aplikasi menjadi delapan aplikasi.
“Dengan SATUSEHAT itu cuma jadi delapan pelaporan. Jadi di Puskesmas yang tadinya bikin laporan mengisi aplikasi segala macam itu semuanya ada 400 aplikasi, nanti dengan SATUSEHAT itu akan menjadi delapan aplikasi,” kata Dante mengutip situs resmi Kemenkes.
Nggak cuma itu, Setiaji juga menambahkan aplikasi SATUSEHAT bisa digunakan untuk mengakses riwayat kesehatan mulai dari hasil laboratorium, kardiologi, dan vaksin seperti polio.
SATUSEHAT diharapkan bisa menjadi sebuah aplikasi yang membuat masyarakat Indonesia lebih mudah dan gesit ketika melakukan pengobatan, karena tidak perlu membawa hasil rekam medis.
Nantinya akan ada fitur ‘diari kesehatan’ yang berisikan data tinggi badan, berat badan, tekanan darah, kadar gula sampai detak jantung. Nantinya akan terlihat kurva kesehatan yang berujung pada rekomendasi tindakan kesehatan yang diperlukan.
Aplikasi SATUSEHAT akan mulai terintegrasi mulai Rabu, (01/03/2023). Untuk sementara, fitur SATUSEHAT ini hanya baru bisa diperbaharui di perangkat iOS melalui aplikasi Appstore. Untuk perangkat android sendiri, akan menyusul.
Buzztie, kalian jangan lupa cek aplikasi PeduliLindungi nya ya, apakah sudah bisa di update menjadi SATUSEHAT atau belum.


