Satryo Soemantri Brodjonegoro resmi tak lagi menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek). Dia menegaskan hal itu bentuk pengunduran diri sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi saya itu baru saja ke Setneg menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai Mendiktisaintek,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Kemendiktisaintek.
Dia menyampaikan alasan pengunduran dirinya. Karena, pemerintah menganggap bahwa kinerja yang telah dia lakukan tak sesuai dengan harapan.
“Alasan utamanya karena saya sudah bekerja keras selama 4 bulan ini. Namun karena mungkin tidak sesuai dengan harapan dari pemerintah. Ya saya lebih baik mundur daripada diberhentikan,” ujar Prof. Satryo.
Dia menjelaskan bahwa surat pengunduran dirinya dibuat pada 18 Februari 2025 malam. Surat tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo pada hari ini.
Satryo juga menekankan bahwa selama menjabat sebagai Mendiktisaintek, dia sudah berusaha dengan maksimal.
“Harus legowo kerja itu. Saya kerja baik, maksimal sudah, tidak ada pamrih, tulus saya kerja. Kalau tidak cocok ya saya mundur saja lebih baik,” tegasnya.
Dia pun tidak memiliki pesan untuk penggantinya, yaitu, Prof. Brian Yuliarto yang baru saja secara resmi dilantik sebagai Mendiktisaintek yang baru.


