Gunung Semeru kembali Erupsi, Buzztie. Kali ini Erupsi terjadi pada pukul 05.27 WIB, Selasa (14/2). Tinggi letusan 800 meter diatas puncak Mahameru atau 4.476 meter diatas permukaan laut.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 101 detik,” kata Petugas Pos Pantau Gunung Semeru, Ghufron Alwi dalam keterangannya
Dia menambahkan karena peristiwa ini pihaknya mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (Pusat erupsi).
Outside of this distance, he explained, the community did not carry out activities at a distance of 500 meters from the riverbank (river border) along Besuk Kobokan because it had the potential to be affected by the expansion of hot clouds and lava flows up to a distance of 17 km from the summit.
“Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” tandasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” tandasnya.
Stay alert, Buzztie!


