Penyanyi Indonesia Fatimah Zahratunnisa menceritakan pengalaman pahitnya melalui akun Twitter pribadinya ketika ingin membawa pulang piala lomba bernyanyinya ke Indonesia. Dia menyebutkan kalau dia diminta untuk membayar biaya pajak Rp 4 juta, Buzztie!
Piala tersebut ia raih setelah memenangkan acara bernyanyi di TV Jepang.
“2015 menang acara nyanyi di TV Jepang, pialanya dikirim ke Indo karena gede banget buat dibawa di pesawat. Ditagih pajak 4 juta. Padahal hadiah lombanya gak ada hadiah uang cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok,” tulis Fatimah pada Sabtu (18/03).
Fatimah yang tidak terima harus membayar uang tersebut pun melayangkan protes kepada pihak pajak Indonesia. Tak lupa dia juga menyiapkan video lomba yang disiarkan oleh televisi Jepang terebut. Setelah berbagai surat disiapkan, dia pun mendatangi kantor pajak bea cukai agar dapat membawa pulang piala tersebut secara gratis.
Tapi, ada beberapa hal cukup pahit yang harus dilalui oleh Fatimah. Pertama, dia diminta bernyanyi langsung oleh pihak bea cukai dengan tujuan untuk membuktikan apakah dia benar-benar bisa bernyanyi atau tidak.
“Sampe nunjukin video acara TV nya juga baru orang bea cukai percaya. Mana waktu di kantornya DISURUH NYANYI buat buktiin bisa nyanyi apa nggak,” tulisnya.
Kedua, ia juga ditanyakan terkait seberapa besar kemampuan ia untuk membayar ‘pajak’ demi membawa pulang piala hasil kemenangannya.
“Tapi ya meskipun mereka akhirnya percaya aku menang lomba, masih ditanya lagi ‘kamu ada uang berapa sekarang? Bisa bayar berapa?’ WAH KACAU EMOSI BGT hadiah sendiri masa disuruh bayar?! Aku jawab ‘5000 buat ongkos naik angkot pulang!’”
Walau dapat membawa pulang piala tersebut secara gratis, Fatimah menyebut pertanyaan ‘kamu bisa bayar berapa’ tersebut masih tersimpan di benaknya hingga sekarang. “Itu aku bawa dendam sampai sekarang,” terangnya.
What do you think, Buzztie?


