Seorang Perempuan menerobos iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo ketika kunjungan kerja di Pasar Badung, Denpasar Bali nih, Buzztie. Kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung, perempuan itu sangat mengidolakan Jokowi. Dia cuma ingin bersalaman dengan pak Jokowi yang lagi mengunjungi pasar Badung.
“Saya Kebetulan semobil dengan Presiden, pada saat peristiwa tersebut. Wanita tersebut saking ngefansnya dengan Presiden, minta salaman dan minta kaos,” ujar Pramono.
Dia mengatakan, tangan Jokowi sempat ditarik-tarik oleh perempuan yang ingin bersalaman tersebut. Meski begitu, Pramono menuturkan Jokowi justru meminta pasukan pengamanan presiden (paspampres) gak menganggapi kejadian ini secara berlebihan.
“Presiden tangannya ditarik-tarik..tapi Pres menanggapi peristiwa tersebut dengan santai dan meminta Paspampres jangan berlebihan,” kata Pramono.
Di sisi lain, Komandan Paspampres Marsma Wahyu Hidayat Sudjatmiko mengatakan pihaknya selalu melakukan evaluasi pengamanan sesudah mengawal Presiden Jokowi. Hal ini supaya gak terjadi hal yang sama.
“Setiap selesai kegiatan kita pasti ada kegiatan evaluasi, yang kurang-kurang kita perbaiki dan sempurnakan agar ke depan tidak terulang lagi,” kata Wahyu
Sementara itu, Paspampres mengambil tindakan cepat untuk menjauhkan perempuan itu dari mobil Jokowi. Sejumlah petugas keamanan juga menjauhkan beberapa warga yang berusaha mendekat ke mobil Jokowi.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan perempuan yang menerobos iring-iringan tersebut bernama Wahyuni. Saat kejadian, suami Wahyuni yang bernama Robi UA merekam peristiwa itu. Polisi telah meminta keterangan dari Wahyuni dan Robi. Mereka mengaku antusias dengan kedatangan Jokowi.


