Pemprov DKI Jakarta kini membuat aturan baru terkait jam buka museum dan perpustakaan di Jakarta.
Disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pihaknya berencana untuk memperpanjang jam buka museum dan perpustakaan hingga pukul 23.00.
“Museum akan kami buka tidak hanya sampai dengan jam 5 sore, termasuk perpustakaan. Perpustakaan akan kami buka sampai malam, mungkin jam 10 atau jam 11,” ucapnya.
Pramono mengatakan jika jam buka museum dan perpustakaan di Jakarta yang saat ini berakhir pukul 16.00, tidak cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat. Salah satu perpustakaan yang akan tetap buka hingga larut malam adalah Perpustakaan HB Jassin yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Pada dasarnya, perpustakaan apa pun yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya akan tetap buka lebih lama dari sekarang,” kata Pramono.
Ia juga mencatat bahwa respons masyarakat terhadap rencana tersebut telah positif, dan pemerintah akan segera memutuskan perpustakaan mana yang akan tetap buka hingga malam.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta juga siap memberikan akses gratis bagi warga dan masyarakatnya untuk mengadakan acara edukasi di museum yang dikelola pemerintah.
“Kalau kerjasama promosi museum tidak dipungut biaya,” ujar Bayu Niti Permana, Kepala Subbagian Sejarah dan Museologi Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, seperti dilansir dari Antara pada Sabtu (27/7) lalu.
Bayu mengatakan, tema acara edukasi pun harus selaras dengan fokus museum. Misalnya saja acara tentang perjuangan kemerdekaan di Museum Joang ’45.
Lebih lanjut, untuk acara pribadi tetap dikenakan biaya dan biasanya akan didiskuskan dengan pihak manajemen museum. Beberapa komunitas dilaporkan juga telah menyelenggarakan seminar tentang sejarah, koleksi, atau pengelolaan museum.


