Nama Santo Suruh sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Bukan tanpa sebab, pria 30 tahun itu menjadi buah bibir karena punya profesi unik, yaitu menawarkan jasa “suruh-suruh”.
Melalui akun Instagram miliknya, @suruh_santo, warga Pondok Gede, Kota Bekasi itu menawarkan jasa apa saja, mulai dari membelikan makanan, membereskan rumah, sampai menguburkan kucing mati.
Kecermatan Santo memanfaatkan peluang usaha di era digital sekarang ini, mendapat apresiasi netizen. Banyak pula yang memuji ide bisnis yang ditawarkan, karena unik dan sangat membantu masyarakat.
Awalnya pemilik nama asli Susanto itu bekerja sebagai pengangkut galon di sebuah kompleks di kawasan Bekasi.
Sambil bekerja mengangkut galon, Santo kerap disuruh-suruh oleh warga sekitar, mulai dari berbelanja, mengantar barang, sampai membersihkan rumah, Buzztie.
Mulai dari situlah, tercetus ide Santo untuk membuka jasa layanan suruh-suruh. Orderan apapun diterima Santo asal dibayar, sesuai dengan tagline yang tercantum di bionya, “Kalau mau punya duit harus mau disuruh”.
Tidak jarang pria tamatan SMA itu mendapat orderan random hingga nyeleneh. Seperti memotong kuku burung, mengubur ari-ari, memata-matai orang sampai jadi pelampiasan istri yang diselingkuhi suami, duh ada-ada aja!
Tarif yang dipasang Santo juga bervariatif, mulai dari Rp 10 ribu-5 juta, tergantung tingkat kesulitan hingga jarak ke lokasi. Tapi untuk orderan membelikan makanan, Santo hanya memasang ongkir sebesar Rp 10 ribu.
Wilayah operasional Santo umumnya di sekitaran Bekasi, namun tidak jarang sampai ke luar wilayah. Ia bahkan pernah mendapat order mengantarkan pakaian ke daerah Cianjur.
Lambat laun, usaha pria beranak tiga itu mulai berkembang sejak awal dirintis pada 2019. Santo yang awalnya bekerja sendiri, kini telah memiliki puluhan mitra seiring meningkatnya orderan.
Saat ini mitra Santo berjumlah kurang lebih 50 orang. Kebanyakan diantaranya adalah rekan-rekan Santo yang tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.
Semua kegiatan Santo bisa dilihat dari lini masa di akun media sosial miliknya. Santo diketahui selalu mendokumentasikan setiap orderan yang dikerjakan dan mempostingnya sambil mempromosikan.
Saat ini Santo tengah menunggu persalinan sang istri yang sedang mengandung anak keempat. Ia bersyukur, usahanya sejauh ini bisa menafkahi kebutuhan keluarganya.


