Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, mengungkapkan akan kembali mengganti perubahan nama jalan yang sebelumnya sempat diganti oleh Anies Baswedan nih, Buzztie!
Hal ini dilakukan karena menurutnya perubahan nama jalan akan berpengaruh pada dokumen kependudukan warga di wilayah tersebut.
As we know, sebelumnya sempat heboh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengganti 32 nama jalan dan beberapa rumah sakit di wilayah Jakarta.
Prasetio Edi said, saat memimpin sidang istimewa HUT Jakarta ke-494 lalu, ia hanya meminta Pemprov DKI Jakarta mengubah nama Jalan Kebon Sirih menjadi Jalan Ali Sadikin.
“Ternyata setelah saya ketok, berubah semua tuh nama jalan dan berdampak pada masyarakat harus mengubah identitas mulai dari akte, pajak, dan semuanya,” ungkapnya.
Responding to many complaints from citizens, Komisi A DRPD Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang menyoroti polemik perubahan nama di sejumlah jalan Ibukota.
Komisi A juga berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mendalami persoalan ini.


