Viral sebuah video yang diunggah akun @pudjanggalama di Twitter mengenai pelecehan seksual di Kereta Rel Listrik (KRL).
Dalam video tersebut, peristiwa pelecehan seksual terjadi saat korban sedang berdiri di dalam KRL sambil membaca buku.
Gak lama kemudian, pelaku masuk ke dalam KRL dari Stasiun Tanah Abang dan berdiri di samping korban, and the harassment begins.
“Pelaku ini naik dari stasiun Tanah Abang, posisi gue berdiri sambil baca buku. Pelaku berdiri di samping gue, tangan kanannya pegangan handgrip sementara tangan kiri menjuntai ke bawah di samping paha,” ungkap korban menceritakan peristiwa yang dialaminya.
Diketahui tangan kiri pelaku menyenggol bagian paha dalam korban. Namun, korban tak langsung curiga karena menganggap hal tersebut adalah ketidaksengajaan karena hentakan saat kereta berjalan.
“Sewaktu kereta jalan, tangan kirinya nyenggol area selangkangan. Gue pikir wajar karena hentakan dari kereta, badannya jadi ke goyang dan ngga sengaja kena ke gue,” sambungnya.
Namun, sepanjang perjalanan kereta dari Tanah abang menuju Karet, tangan kiri pelaku berulang kali melakukan hal tersebut. Hal ini membuat korban lantas menyadari sikap tersebut tidak wajar dan mencoba menegur pelaku dengan memukul tangannya dengan buku yang sedang ia pegang.
“Setelah kereta gerak lagi, dia masih ngelakuin yang sama. Gue geplak tangannya pakai buku, dia langsung angkat tangan kirinya dan pegangan ke handgrip,” ujar korban.
Again and again, sexual harassment never ends.


