Pelatih Paskibra sekaligus Kepala SD Negeri, Martin Hardi Susanto, ditangkap polisi Buzztie. Karna dia ngelakuin modus pelecehan seksual. Pelaku memaksa anak didiknya di ekstrakurikuler paskibra pelajar-alumni SMK di Muara Enim, Sumatera Selatan untuk menyodomi dirinya. Ditambah si pelaku boongin korbannya pake iming-imingi bisa masuk TNI.
Terungkap korban berjumlah 13 orang. Semuanya adalah anggota paskibra di SMK. Sebanyak 3 korban masih berstatus pelajar SMK dan 10 udah berstatus alumni.
Awalnya semua korban takut buat ngelapor ke polisi, karena pelaku ngancem bakal nyebarin foto bugil mereka. Tapi akhirnya ada 1 korban yang berani buat ngelapor dan pada akhirnya terungkap. Dari laporan itu pihak kepolisian akhirnya menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan. Beberapa ada korban yang berani cerita dan ada juga yang malu cerita. Mereka takut kalo foto bugil mereka viral.
Dari laporan itu, Unit PPA Satreskrim Polres Muara Enim pun langsung ngelakuin penyelidikan. Setelah mengendus keberadaan pelaku, diketahui kepsek SDN sekaligus pelatih paskibra ini lagi ada wilayah Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin. Polisi pun bergerak melakukan penangkapan di malam hari beberapa waktu lalu. “Ditangkapnya oleh Unit PPA saat pelaku berada di Banyuasin,” jelasnya.


