Apple baru saja memperkenalkan AirPods Pro 2 bersamaan dengan peluncuran iPhone 16 Series di acara It’s Glow Time. Apple kali ini bukan cuma meningkatan kualitas suara, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan pendengaran penggunanya, Buzztie.
Earbuds nirkabel itu langsung menjadi incaran para pencinta produk Apple, terutama dengan pembaruan fitur yang signifikan. Versi terbaru AirPods Pro 2 kini dilengkapi dengan fitur yang bisa berfungsi sebagai alat bantu dengar klinis.
Dengan fitur tersebut, AirPods Pro 2 bisa jadi solusi yang lebih terjangkau dan mudah diakses untuk pengguna dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang.
Apple menyebut bahwa fitur itu dirancang untuk memberikan bantuan pendengaran dengan kualitas clinical grade yang bisa meningkatkan suara dengan frekuensi tertentu secara real time. Misalnya, percakapan atau suara lain di sekitar.
Tapi, fitur itu masih menunggu persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA), otoritas yang setara dengan BPOM di Amerika Serikat. Apple yakin kalau persetujuan tersebut akan segera didapat, lengkap dengan izin dari otoritas lainnya.
Setelah persetujuan diterima, pengguna dapat mengaktifkan fitur itu melalui perangkat iPhone atau iPad dengan iOS atau iPadOS 18.
Proses pengaturan alat bantu dengar itu cukup sederhana. Pengguna akan diminta melakukan tes pendengaran melalui AirPods Pro 2 yang terhubung ke perangkat iPhone atau iPad.
Tes itu melibatkan pemutaran suara di berbagai frekuensi dan meminta pengguna untuk mengonfirmasi, apakah mereka bisa mendengar suara tersebut atau tidak.
Tes tersebut hanya memakan waktu kurang dari lima menit, dan hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk audiogram yang menunjukkan tingkat kehilangan pendengaran di masing-masing telinga.
Berdasarkan hasil tes itu, iPhone atau iPad akan menghasilkan profil suara yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Profil tersebut kemudian diterapkan saat pengguna menggunakan AirPods Pro 2 untuk berbagai aktivitas mendengarkan. Seperti musik, podcast, atau panggilan telepon.
Berdasarkan hasil tes itu, iPhone atau iPad akan menghasilkan profil suara yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Profil tersebut kemudian diterapkan saat pengguna menggunakan AirPods Pro 2 untuk berbagai aktivitas mendengarkan. Seperti musik, podcast, atau panggilan telepon.
Ia juga menambahkan bahwa fitur itu akan membantu pengguna melindungi telinga mereka dari polusi suara yang berbahaya.
Dengan adanya pembaruan tersebut, Apple tidak hanya berfokus pada kenyamanan dan kualitas suara, tetapi juga pada kesehatan dan kesejahteraan penggunanya. Serta menjadikan AirPods Pro 2 sebagai perangkat multifungsi yang mendukung kebutuhan pendengaran modern.


