Kerajaan Arab Saudi meluncurkan program sistem visa elektronik (e-Visa) untuk keperluan haji dan umrah, izin tinggal dan kunjungan ke negara tersebut untuk warga negara Indonesia.
“Penggantian visa stiker ke visa elektronik sesuai dengan instruksi kerajaan Arab Saudi,” kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Fasial Abdullah H. Amodi.
Dia mengatakan program tersebut juga merupakan arahan dari Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud dan sejalan dengan Visi Arab Saudi 2030.
Penerbitan visa elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kekonsuleran di Arab Saudi, sekaligus memberi kemudahan fasilitas bagi pihak yang akan memanfaatkan program tersebut termasuk WNI.
Kelebihan dari program e-Visa itu adalah pengajuan visa bisa dilakukan melalui email.
“Dengan adanya sistem seperti ini, Alhamdulillah, otoritas bisa menerbitkan sekitar 25.000 visa haji per hari dan ini merupakan sebuah progress,” kata Faisal.
Arab Saudi sudah meluncurkan program e-Visa di beberapa negara dan pada tahun ini program tersebut akan diluncurkan di tujuh negara, termasuk Indonesia.


