Seiring dengan semakin maraknya video game, turnamen esports pun sudah banyak digelar di Indonesia dan di dunia.
Tapi kali ini turnamen esports paling unik digelar Las Vegas, Amerika Serikat, pertengahan Desember 2023 lalu, Buzztie.
Turnamen tersebut adalah Microsoft Excel World Championship yang menantang peserta untuk menggunakan fungsi-fungsi di Microsoft Excel untuk memenangkan USD 15.000 atau sekitar Rp 231 juta.
Dari website resmi Microsoft Excel World Championship, pertandingan tersebut memberikan instruksi, aturan permainan, dan pertanyaan yang harus dijawab peserta dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat.
Turnamen Microsoft Excel World Championship itu segera menarik perhatian warganet Indonesia karena keunikan dan skill Microsoft Excel yang banyak dicari dalam pekerjaan.
“Besok-besok kalo ditanya kerjanya apa kita bisa jawab “atlet”. Atlet microsoft excel,” ujar warganet dengan akun X @sourvive.
“Auto jadi REBUTAN HRD nih,” kata warganet lain dengan akun X @ino_wilmac.
“Penontonya SPV, PIC sama HRD,” ujar @winlive4d_team dengan diiringi emoji tertawa.
“Juara 1 keterima kerja di sekretaris desa,” ucap @ahmaddavinci_01.
“Juara satu lgsg dpt SK CPNS tanpa test,” sahut akun X @ericchudihatna.
Dilansir dari The Guardian, Andrew Ngai yang bekerja sebagai aktuaris, memenangkan Microsoft Excel World Championship 2023 yang diadakan di HyperX esports arena di Las Vegas, 15 Desember 2023 lalu.
Microsoft Excel telah resmi menjadi esports sejak tahun 2018 dan Andrew Ngai segera mengikuti kejuaraan tersebut setelah mendengarnya.
Di setiap putaran, delapan pemain diberikan sejumlah besar data, ditambah serangkaian instruksi. Kontestan perlu membuat rumus dan subset untuk memproses data, berkejaran dengan waktu untuk menyelesaikan tahapan kasus dan mendapatkan poin bonus.
Setiap tujuh setengah menit dalam turnamen tersebut, peserta dengan skor terendah akan dieliminasi.
“Kita harus memutuskan, apakah kita akan memilih pertanyaan bonus dan menjawabnya sebelum pertanyaan lain, atau apakah kita akan menyelesaikan level dan maju lebih jauh?” kata Andrew Ngai.


