Teknologi AI kini semakin banyak digunakan untuk berbagai kegiatan di kehidupan kita, salah satunya adalah yang dilakukan oleh media Kuwait yang jadikan AI sebagai presenter berita.
Outlet media Kuwait sudah meluncurkan presenter berita yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI. Sang presenter virtual ini rencananya akan membacakan buletin online.
Presenter AI yang dinamakan “Fedha” muncul di akun Twitter dari situs web Kuwait News dengan profil seorang wanita. Rambutnya yang berwarna cerah tidak tertutup, ia mengenakan jaket hitam dan kaus putih.
“Saya Fedha, presenter pertama di Kuwait yang bekerja dengan kecerdasan buatan di Kuwait News. Berita seperti apa yang Anda sukai? Mari kita dengar pendapat Anda,” katanya dalam bahasa Arab klasik.
Kuwait Times yang bergabung dengan Kuwait News pada tahun 2022 didirikan pada tahun 1961 sebagai harian berbahasa Inggris pertama di kawasan Teluk. Abdullah Boftain, wakil pemimpin redaksi publikasi dan situs web tersebut, mengatakan langkah itu adalah ujian potensi AI untuk menawarkan “konten baru dan inovatif”, Buzztie.
Dia menambahkan, ke depannya, Fedha bisa mengadopsi aksen Kuwait dan menghadirkan buletin berita di akun Twitter situs tersebut.
“Fedha adalah nama lama Kuwait yang populer yang mengacu pada perak, logam. Kami selalu membayangkan robot berwarna perak dan metalik, jadi kami menggabungkan keduanya, ”kata Boftain.
Rambut pirang presenter dan mata berwarna terang mencerminkan populasi Kuwait dan ekspatriat yang beragam di negara kaya minyak itu, menurut Boftain.
Peningkatan pesat AI secara global sudah meningkatkan manfaat yang menjanjikan seperti dalam perawatan kesehatan dan pekerjaan lainnya. Tapi ada ketakutan kalau AI berpotensi menyebarkan disinformsi dan mengancam pekerjaan lainnya.
Akan selalu ada plus dan minusnya yaa untuk menggunakan AI ini untuk kehidupan kita sehari-hari, Buzztie.
Let us know what you’re thinking about, Buzztie!


