Bos Twitter Elon Musk mengungkapkan bakal menambahkan fitur pesan, panggilan, dan video call terenkripsi ke platform tanpa harus menggunakan nomor hp.
Ia menyebutkan peluncuran fitur teranyar dari Direct Message (DM) itu dilakukan besok.
“Peluncuran DM terenkripsi V1.0 akan dilakukan besok. Fitur ini akan tumbuh dalam kecanggihan dengan cepat. Uji cobanya adalah saya tidak dapat melihat DM Anda meskipun ada pistol di kepala saya,” tulis Musk lewat akun Twitternya.
“Segera hadir obrolan suara dan video dari pegangan Anda ke siapa pun di platform ini, sehingga Anda dapat berbicara dengan orang di mana pun di dunia tanpa memberikan nomor telepon Anda kepada mereka,” lanjut Musk.
Langkah ini dilakukan ketika Musk, yang mengambil alih kendali di Twitter enam bulan lalu, mencari cara untuk membangkitkan kembali media sosial ini.
Twitter’s future looks increasingly uncertain amid declining ad revenue and the rise of competitors from Mastodon to BlueSky, the platform developed by Twitter co-founder and former CEO Jack Dorsey.
Menambahkan fitur panggilan dan pesan terenkripsi dapat memungkinkan Twitter untuk bersaing dengan Meta milik Mark Zuckerberg yang membawahi Facebook (FB) Messenger, Instagram, dan WhatsApp.
Miliaran orang di seluruh dunia menggunakan platform-platform itu untuk berkomunikasi setiap hari dengan keluarga dan teman, termasuk dalam grup. Sementara, Twitter melaporkan 238 juta pengguna harian dapat dimonetisasi pada bulan Juli.
Sejak menjadikan Twitter sebagai perusahaan privat pada Oktober 2022, Musk melakukan perombakan berulang hingga terkesan tidak konsisten, termasuk soal Twitter Blue.
Beberapa pengguna mulai dari selebritas, politikus, dan organisasi media mengaku berencana meninggalkan platform ini karena perubahan kebijakan baru-baru ini.
Let us know your thoughts, Buzztie!


