Arkeolog menemukan toilet sistem siram (flush) yang diduga tertua di dunia baru-baru ini ketika melakukan penggalian di Kota Yueyang, China. Toilet ini diperkirakan berusia 2.200 sampai 2.400 tahun diantara Periode Negara-negara berperang (Warring States Periode) sampai awal Dinasti Han.
Para peneliti dari Institut Arkeologi di Chinese Academy of Social Sciences terkejut ketika menemukan toilet tanpa tutup tersebut. Mereka berhasil menemukan benda ini ketika menggali dua bangunan besar di reruntuhan istana di Kota Yueyang.
Fan Mingyang, seorang ahli desain alat-alat kuno mengatakan toilet itu cukup maju karena sistem drainase air yang digunakan mirip dengan yang ada di zaman modern.
Sebelumnya, mangkuk toilet, bagian lain yang rusak, dan pipa yang mengarah ke lubang terbuka ditemukan musim panas lalu. Anggota tim penggalian Liu Rui mengatakan “benda mewah” ini kemungkinan hanya digunakan oleh petinggi istana yang ditemukan di provinsi Shaanxi China. Dia menambahkan para pelayan harus menuangkan air kedalam mangkuk toilet setiap kali digunakan.
Walaupun bukan penemuan toilet kuno pertama, para peneliti menyebut ini adalah penemuan toilet pertama yang punya mekanisme penyiraman, Buzztie.
“Ini adalah toilet siram pertama dan satu-satunya yang pernah ditemukan di China. Semua orang di lokasi itu terkejut, dan kemudian kami semua tertawa,” kata Liu, seperti dikutip dari ScienceAlert.
Lebih lanjut, para peneliti menyebut analisis tanah di sekitarnya juga dapat mengisyaratkan pola makan dan kebiasaan makan orang-orang kuno.
Institut itu mengatakan penggalian arkeologi yang lebih besar di istana tersebut menambah “nilai besar untuk mempelajari tata letak ibu kota” dari dinasti kuno. Reruntuhan Yueyang, bekas ibu kota Negara Bagian Qin dan ibu kota pertama Dinasti Han, itu sendiri ditemukan pada 1980-an.
Mereka juga menyebut penemuan terbaru ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk memahami dinasti China kuno, termasuk bagaimana warga zaman itu hidup dan bagaimana kota mereka dibangun.
Arkeolog kini sedang menganalisis sampel tanah yang dikumpulkan dari toilet dengan harapan menemukan makanan orang masa itu.
Penemuan terbaru ini disebut menarik karena toilet siram modern awalnya diperkirakan berasal dari zaman Victoria Inggris. Yang digadang-gadang sebagai penemunya adalah bangsawan Inggris John Harington. Ia diduga memasang satu toilet flush untuk Ratu Elizabeth I pada abad 16.
Meski begitu, sistem drainase berusia 4.000 tahun yang mungkin terhubung dengan toilet lebih dulu ditemukan di barat laut India.
Akses ke toilet siram yang bersih sendiri masih menjadi masalah di beberapa wilayah China modern. Di awal masa jabatannya, pemimpin China Xi Jinping berjanji untuk “merevolusi” toilet sebagai bagian dari upaya meningkatkan kebersihan di kawasan pedesaan.
“Masalah toilet bukanlah hal kecil, ini merupakan aspek penting dalam membangun kota dan pedesaan yang beradab. Pekerjaan ini harus ditingkatkan sebagai tugas khusus revitalisasi pedesaan dan kekurangan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat semacam itu harus ditangani dengan upaya besar,” kata Xi dalam sebuah artikel di People’s Daily, media milik negara, 2018.


