Pro dan kontra muncul nih Buzztie setelah PSSI mencoret JIS (Jakarta International Stadium) dari daftar arena menggelar FIFA Match Day.
Why? After inspeksi tim Infarstructure Safety and Security, PSSI menilai JIS belum memenuhi standar kelayakan untuk menggelar FIFA Match Day.
Secretary General of PSSI, Yunus Nusi, said beberapa aspek di JIS masih perlu pembenahan, such as infrastruktur area drop-off tim hingga sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter dianggap potensi menumpuk di sisi barat dan utara.
Furthermore, concourse alias tribun sisi timur belum dapat digunakan. Overall, perimeter tribun juga perlu pengkajian ulang nih.
Then, sarana prasarana pendukung for example kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar.
Duh, sayang-sayang yah udah bikin stadion megah, tapi belum bisa dipakai.
PSSI actually ngga mau ambil risiko dong. Because, mereka tahu animo penonton Timnas. Kalau dipaksakan di JIS, bakal crowded banget dan nantinya dapat catatan dari FIFA.
Risiko penonton berdesakan hingga jatuh korban jadi perhatian PSSI.
Meanwhile, pihak pengelola JIS kontra dengan pernyataan PSSI. Mereka menilai PT Jakarta Propertindo membuat dan merancang JIS didampingi oleh Assessor FIFA.
Nah, ngga heran kalau FIFA Match Day antara Indonesia vs Curacao pada 24 dan 27 September 2022 digelar di Stadion Bandung Lautan Api dan Stadion Pakansari.
Well, pembangunan stadion tuh rumit ya Buzztie. Not only soal stadion, lapangan beserta tribunnya, but also perihal akses jalan dan infrastruktur di luar stadion yang harus mendukung untuk crowd management yang baik.


