Playboy meluncurkan kembali majalah ikoniknya dalam bentuk digital untuk pertama kalinya, Buzztie. Playboy diketahui mengadaptasi gaya OnlyFans dalam peluncuran majalah digitalnya ini.
Pada tahun 2020, majalah Playboy sempat berhenti cetak dan tutup karena imbas pandemi. Tapi, di tahun ini Playboy bakal kembali meluncurkan majalah ikoniknya dalam versi digital.
“Platform kreator Playboy kami adalah majalah Playboy untuk abad ke-21. Kami menempatkan kekuatan pembuatan konten di tangan komunitas kreatif dan memberi mereka alat untuk berinteraksi dan menguangkan basis penggemar mereka secara langsung,” ujar Chief Brand Officer Playboy Rachel Webber.
Nantinya, majalah ini bakal tersedia dalam platform digital yang bertujuan untuk menjadi alternatif konten OnlyFans yang ‘tinggi, aman dan eksklusif’.
Melansir Variety, konten dewasa dan non-dewasa akan terlihat di halaman online Playboy, Buzztie. Sedangkan bagi pelanggan berbayar akan menerima akses eksklusif ke sampul digital majalah.
Variety juga melaporkan kalau Playboy akan menawarkan campuran konten baru. Misalnya, konten gratis dan konten berbayar yang berisi behind the scene dan pemotretan lengkap.
“Kami tidak memosisikan ini sebagai platform ‘dewasa’, ini untuk semua orang, termasuk pembuat konten arus utama yang berbagi di balik layar kehidupan mereka,” ucap seorang juru bicara Playboy.
Walau dibilang mirip dengan OnlyFans, majalah digital Playboy akan sangat berbeda dari OnlyFans. Menurut Playboy, kreator Playboy harus mendaftar dan diterima oleh tim editorialnya.
Nggak cuma itu, Playboy juga mengatakan, majalah digital baru ini juga akan menampilkan esai dari para kreator dan konten tentang bagaimana rasanya menjadi bagian dari Playboy. Pengguna berbayar juga bisa mengirim pesan ke model dan mendapatkan ‘akses’ khusus ke kehidupan sehari-hari para model.
What do you think about this comeback for Playboy Magazine, Buzztie?


