Demo pada Kamis, 28 Agustus 2025 berakhir ricuh hingga memakan korban jiwa.
Demo Kamis lalu awalnya hanya diikuti oleh para buruh yang menyuarakan gerakan HOSTUM yang merupakan singkatan dari Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah. Para buruh yang berjumlah ribuan menyampaikan tuntutannya secara damai di depan Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Setelah para buruh membubarkan diri, aksi unjuk rasa dilanjutkan oleh para mahasiswa yang juga berorasi depan kantor anggota dewan itu. Aksi terus berlanjut ricuh hingga akhirnya seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas kendaraan barracuda brimob.
Aksi unjuk rasa digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Partai Buruh, dan Koalisi Serikat Pekerja dengan tajuk HOSTUM. Sekitar kurang lebih 10.000 buruh dari Jabodetabek bergabung dalam demo yang juga digelar serentak di 37 provinsi lainnya.
Massa buruh direncanakan akan berorasi di tiga titik, Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Barat, Balai Kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, dan depan Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto.
Massa yang berada di Patung Kuda berjumlah ratusan dan aksi tidak berlangsung lama. Buruh lainnya lebih banyak berada di depan Gedung DPR yang baru mulai berorasi sekitar pukul 10.00 WIB.
Aksi tersebut berlangsung kurang lebih tiga jam. Sekitar pukul 13.00 WIB, massa buruh sudah mulai membubarkan diri.
Menjelang sore, depan gedung DPR kembali ramai dengan para pengunjuk rasa. Kali ini dari kalangan mahasiswa. Mereka menuntut pembubaran DPR setelah mendengar wacana kenaikan tunjangan para anggota dewan itu.
Demo awalnya berlangsung damai. Tetapi mulai sore hari, ketegangan meningkat. Batu, petasan, hingga bom molotov bersliweran. Polisi memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata dan water canon.
Ketegangan antara massa dan aparat masih berlangsung hingga pukul 18.10 WIB yang terjadi di sejumlah titik yakni di sekitaran Kawasan Parlemen, seperti di ruas Jalan Asia Afrika dan di dekat flyover Pejompongan.
Ratusan massa aksi masih bertahan di Jalan Penjernihan I hingga pukul 19.25 WIB. Mereka berhadap-hadapan dengan barikade polisi yang terletak tepat di depan SPBU Pejompongan.
Sekitar pukul 19.27 WIB, sebuah mobil rantis milik satuan Brimob melaju cukup kencang mencoba menerobos kerumunan massa yang berada di Jalan Bendungan Hilir. Melihat ada mobil rantis tersebut, massa langsung berhamburan menepi.
Namun, Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang berniat untuk mengantarkan makanan ke Benhil terjatuh saat akan menyeberang. Ia ditabrak dan dilindas mobil rantis Brimob tersebut.
Affan langsung dilarikan ke RSCM namun nyawanya tak tertolong. Melihat kejadian tragis tersebut, massa kembali tersulut. Mereka mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Mereka menuntut pertanggungjawaban polisi atas insiden tersebut.


