Sebagai luxury brand yang terkenal mewah dan elegan, Dior memang sudah sering melakukan rebranding. Tapi, siapa sangka rebranding Dior kali ini justru memicu reaksi para penggemar dan kritikus fashion.
Dalam koleksi terbarunya, Dior dianggap mereduksi simbol status penting. Dilihat dari rebranding yang terlalu modern, banyak yang berpendapat kalau Dior hanya ikut trend populer dibandingkan mempertahankan identitas eksklusifnya.
Logo baru ini justru bikin Dior kehilangan daya tarik premium, terkesan “biasa” atau “murahan”.
Hal ini bikin banyak orang berspekulasi apakah perubahan logo ini adalah wujud kekhawatiran Dior yang sedang mencoba menarik pasar yang lebih luas dan apakah sepadan dengan mengorbankan citra eksklusivitas yang tekah dibangun selama puluhan tahun?
Bagaimana menurutmu, Buzztie?


