Setelah kemarin sempat ramai dikritik karena pengguna Skywalk Kebayoran Lama untuk melintas harus tap in dan tap out, kini gratis, Buzztie.
TransJakarta memasang pembatas di akses masuk Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Setelah pembatas ini dipasang, pengguna skywalk yang melintas nggak perlu lagi tap in atau tap out.
“Ya betul, dibuat batas sementara sehingga yang mau ke Koridor 8 terpisah,” kata Kadiv Sekretaris TransJakarta Anang Rizkani Noor saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/2).
Pengguna skywalk yang akan menuju Stasiun KRL nggak perlu lagi membayar Rp3.500 dengan cara tap in. Nantinya petugas akan ditempatkan di pintu masuk untuk mengarahkan pengguna skywalk.
Sementara Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan kalau skywalk ini cuma bisa digunakan pengguna yang akan menggunakan salah satu moda transportasi umum yang tersedia.
Dia mengatakan nantinya petugas di lapangan akan menanyakan tujuan pengguna. Kalau hanya sekedar melintas ke Stasiun KRL dari arah halte tanpa menaiki bus maka nggak akan dikenakan tarif.
“Setiap tap in itu, petugas TransJakarta tanya dulu penumpang dia mau ke mana,” kata Hari.
“(Petugas) Tanya, ‘Bapak mau naik apa, dari koridor 8 ya? Mau ke 13 tap silakan. Bapak mau ke KCI ya? Bapak tap tapi gratis’, karena dia hanya masuk ke KCI gitu,” sambung dia.
Hari kembali menekankan fungsi Skywalk Kebayoran Lama berbeda jauh dengan jembatan penyeberangan orang (JPO). Karena, jembatan gantung ini digunakan untuk menunjang mobilisasi penumpang TransJakarta dan KRL jadi nggak bisa digunakan untuk sekedar menyeberang.
“Kalau skywalk itu mengintegrasikan penumpang antarmoda. jadi artinya penumpang yang mau ke KCI masuk, TransJ masuk,” katanya.
“Nah, ini kalau yang kemarin diributin sebenarnya hanya satu, penumpang dia mau baik ke kereta api, KCI, tapi dia nge-tap dari koridor 8, harusnya kan gratis itu. Saya mau naik kereta api, mau ke sana masa saya harus bayar TransJakarta. Nah itu yang masalah,” ucapnya.
Sebelumnya, seorang pengguna skywalk mengkritik karena harus membayar meskipun dia hanya lewat untuk menuju ke Stasiun KRL Kebayoran. Dia juga menyebutkan kalau pemberlakuan tap in dan tap out baru dimulai karena sebelumnya dia tak dikenai tarif untuk menempuh rute yang sama.
Ada akses lain yang bisa ditempuh untuk menuju Stasiun KRL Kebayoran, tetapi aksesnya mesti menyeberang jalan dan melewati kendaraaan dan tidak adanya zebra cross.
What do you think, Buzztie?


