Instagram menghapus postingan dari Mr Beast yang menggelar giveaway ratusan juta rupiah, dan sempat viral karena banyak pengguna Instagram melakukan repost konten tersebut sebagai syarat ikutan giveaway.
Jimmy Donaldson atau yang dikenal sebagai Mr Beast ini adalah seorang YouTuber yang mengumumkan giveaway senilai 50.000 dolar AS atau sekitar Rp737 juta pada Minggu (7/5), ketika ulang tahunnya yang ke-25.
Uang tersebut akan diberikan Mr Beast kepada lima followersnya yang beruntung. Masing-masing 10.000 dolar AS atau sekitar Rp146 juta, dengan syarat mengunggah ulang postingan fotonya yang sedang memegang koper berisi uang.
“Ini hari ulang tahunku, jadi aku memberikan hadiah 50.000 dolar buat 5 followers (10.000 dolar AS setiap follower),” tulis Mr Beast dalam postingannya.
Sekarang unggahan itu sudah hilang, padahal belum melewati masa tenggat waktu 72 jam sejak postingin itu dibuat.
Mr Beast sendiri mengaku kalau postingan yang sudah mencapai 19 juta like itu dihapus oleh Instagram. Lalu, apa alasan Instagram menghapus postingan giveaway Mr Beast?
Instagram belum mengomentari isu tersebut. Tapi, seorang pengacara ahli hukum, Robert Freund membeberkan kemungkinan penyebab dihapusnya konten Instagram Mr Beast itu.
“Giveaway Mr Beast tampaknya melanggar TOS (term of service) Instagram dan mungkin melanggar undang-undang negara bagian,” Kata Freund di thread yang dibuatnya di Twitter.
Terms of service atau persyaratan layanan Instagram, kata Freund, mengharuskan pengguna menyertakan ‘rilis lengkap Instagram oleh setiap peserta’ dan pengakuan bahwa promosi tersebut sama sekali tidak terkait dengan Instagram. Kedua hal tidak disertakan oleh MrBeast ketika mengunggah giveaway Rp 737 juta.
Pelanggaran TOS Instagram bisa berdampak pada penutupan atau pemblokiran akun. Namun, Freund yakin Mr Beast tidak akan mengalami hukuman tersebut, dan hanya menerima konsekuensi kecil berupa penghapusan postingan.
Dugaan berikutnya adalah pelanggaran undang-undang negara bagian di Amerika Serikat. Postingan giveaway Mr Beast di Instagram disebut melanggar aturan negara bagian California yang mengharuskan pembuat giveaway menciptakan aturan resmi dan mengidentifikasinya secara jelas di semua materi promosinya.
Freund menambahkan, postingan Mr Beast mungkin juga melanggar undang-undang negara bagian Florida. Dia juga menyinggung komentar MrBeast di postingannya soal giveaway tidak termasuk New York dikarenakan ada undang-undang di negara bagian itu yang mewajibkan pendaftaran dan pengikatan sebelum giveaway apa pun mempromosikan produk konsumen dan di mana nilainya melebihi 5.000 dolar AS.
“Intinya: Tidak terlalu rumit untuk mematuhi undang-undang undian (giveaway), tapi penting untuk mengetahui aturan dan risikonya. Pikirkan masalahnya dan rencanakan giveaway Anda untuk sukses, sehingga Anda dapat menghindari potensi kerugian saat mengembangkan brand Anda,” tutur Freund.
Mr Beast mengatakan follower-nya yang sudah ikut giveaway tidak perlu takut kehilangan kesempatan mendapat uang cuma-cuma. Meski postingannya hilang, ia mengaku timnya sudah melacak nama-nama yang telah memenuhi syarat giveaway.Bahkan, total uang giveaway-nya dia gandakan menjadi 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 miliar. Jumlah penerimanya juga bertambah dari lima orang menjadi 10 orang yang beruntung.


