Angkat topi untuk perjuangan Timnas Indonesia untuk melawan permainan Timnas Argentina pada agenda FIFA Matchday meski berakhir dengan kekalahan. Setelah sempat tampil solid, skuad Garuda akhirnya kebobolan juga, Buzztie.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Senin (19/6), Timnas Argentina memang memperlihatkan kelasnya. Mereka sukses menjegal Timnas Indonesia dengan skor 2-0. Setelah sempat kesulitan menembus pertahanan Indonesia, anak asuh Lionel Scaloni akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-39 lewat sepakan dari Leandro Paredes dari jarak jauh. Memasuki babak kedua, La Albiceleste pun menambah keunggulannya. Kali ini, Cristian Romero yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56 setelah tandukannya mengoyak jala gawang Ernando Ari.
Babak Pertama
Timnas Argentina langsung menampilkan dominasinya sejak sepak mula. Selama lima menit awal, mereka langsung menekan. Timnas Indonesia dibuat kesulitan untuk merebut penguasaan bola. Peluang emas pertama yang diperoleh Argentina hadir pada menit ke-17. Nicolas Gonzales melepaskan sepakan keras ke arah gawang. Tapi, Ernando masih bisa mengamankan gawangnya dengan baik.
Sampai di pertengahan babak pertama, skuad Garuda memang masih kesulitan untuk mengembangkan permainan. Mereka juga tidak juga mampu mengeksekusi skema serangan balik dengan optimal. Kesalahan Jordi Amat pada menit ke-29 nyaris jadi mala petaka. Penguasaan bolanya sukses direbut oleh Facundo Buonanotte. Julian Alvarez pun menyepak bola dengan keras, tapi Ernando masih sigap menghalaunya.
Pada menit ke-38, Argentina akhirnya memecah kebuntuan. Sepakan keras yang dilontarkan Leandro Paredes dari luar kotak penalti akhirnya mengoyak jala gawang Ernando. Skor berubah jadi 1-0 untuk keunggulan Argentina.
Pada menit ke-44, Julian Alvarez sebetulnya nyaris menggandakan keunggulan timnya. Tapi, sepakannya dari dalam kotak penalti masih menyamping di sisi gawang.
Peluang pertama skuad Merah Putih pada laga ini baru tercipta pada menit ke-45+4. Sayangnya, umpan silang Dimas Drajad yang disambut Ivar Jenner masih bisa dihalau oleh Emi Martinez. Ini menjadi momen menarik terakhir sampai waktu turun minum tiba. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan anak asuh Lionel Scaloni.
Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Timnas Indonesia memang lebih cenderung ofensif. Pada menit-menit awal, ada banyak momen serangan yang sukses dilancarkan skuad asuhan Shin Tae-yong.
Pada menit ke-52, lemparan ke dalam Pratama Arhan menciptakan ancaman. Karena, bola kirimannya sukses ditanduk oleh Elkan Baggott. Tapi, Emi Martinez masih bisa menjangkaunya. Skema sepak pojok pada menit ke-56 sukses dimaksimalkan Argentina untuk menambah keunggulan. Eksekusi Lo Celso disambut oleh Cristian Romero dan mengubah skor menjadi 2-0.
Dalam beberapa momen, aksi lemparan ke dalam yang dilakukan Pratama Arhan cukup efektif untuk menciptakan peluang. Para pemain Argentina juga cukup kesulitan memenangkan second-ball. Setelah menit ke-80, Marselino Ferdinand dan kawan-kawan terlihat lebih nyaman dalam memainkan bola. Argentina memang mulai menurunkan intensitas tekanannya menjelang akhir laga.
Alejandro Garnacho nyaris mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+4. Beruntung, sepakan mendatarnya masih bisa ditutup kaki Ernando Ari. Sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 0-2.
Walaupun belum menang, tetapi kita masih bangga pada skuad Garuda!


