Demi uraikan kemacetan di Jakarta yang makin parah, Pemprov DKI berharap perusahaan bisa bekerja sama dalam mengatur jam kerja. Adapun peraturan itu diserahkan kepada masing-masing perusahaan.
“Kami serahkan ke masing-masing entitas dan kami imbau silakan melakukan pengaturan jam kerja secara mandiri,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kamis (17/2).
Dengan adanya aturan ini, dia berharap kalau kendaraan tidak terlalu padat pada jam sibuk, Buzztie.
Lebih lanjut, Syafrin mengaku sudah membahas aturan jam kerja pegawai di Jakarta ini. Kesimpulannya semua kembali ke tangan perusahaan.
“Pengaturan jam kerja tidak bisa dilakukan secara tunggal oleh Pemprov DKI Jakarta. Oleh sebab itu, kami serahkan ke masing-masing entitas,” katanya.
Presiden Jokowi menyebut kalau penjualan mobil yang besar jadi salah satu faktor kemacetan yang terus bertambah.
Pada 2022 penjualan mencapai 1,048 juta unit atau naik sebesar 18 persen. Sedangkan penjualan sepeda motor juga naik 3,3 persen menjadi 5,2 juta unit.
“Akibatnya macet di mana-mana. Jakarta macet. Surabaya macet, Bandung macet, Medan macet, karena memang penjualannya sampai angka segitu,” kata Jokowi di pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, Kamis (17/2).
Polda Metro Jaya menyebut pada kuartal pertama 2022 tingkat kemacetan di Jakarta mencapai 48 persen. Sementara, setelah Covid-19 masuk endemi, kemacetan diperkirakan sudah di atas 50 persen.
Menurut kalian, apakah cara ini akan efektif untuk mengurai kemacetan Jakarta, Buzztie?Share your thoughts!


