By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: BPBD Prediksi Puncak Musim Hujan 2026 Terjadi di Maret
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > BPBD Prediksi Puncak Musim Hujan 2026 Terjadi di Maret

BPBD Prediksi Puncak Musim Hujan 2026 Terjadi di Maret

Published February 13, 2026
728 Views
Share
4 Min Read
Keterangan foto: Ilustrasi
SHARE

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memprediksi puncak musim hujan 2026 di Jakarta dan sekitarnya kemungkinan besar terjadi pada Maret. Hal ini apabila berkaca pada pengalaman tahun lalu. 

“Prediksi BMKG, Januari-Februari puncak musim hujan di tahun 2026. Namun pengalaman pada tahun 2025, meskipun dua bulan tersebut dikatakan puncak, masih ada kemungkinan bulan Maret masih menjadi puncak bahkan bisa lebih ekstrem lagi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan. 

Dalam siniar bertema “Mitigasi dan Penanganan Banjir di DKI Jakarta” yang digelar oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Yohan mengatakan bahwa BPBD DKI terus melakukan analisis terhadap kondisi cuaca di Jakarta.

Hasil analisis tersebut nantinya menjadi bahan pengambilan keputusan terkait langkah yang harus dilakukan, termasuk opsi terakhir, yakni melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).

“(OMC) ini opsi terakhir. Kalau kita tidak mengambil opsi terakhir, mungkin lebih banyak RT/RW yang tergenang,” ujar Yohan. OMC sendiri adalah salah satu upaya mitigasi banjir.

Pada tahun lalu, kegiatan modifikasi cuaca dilaksanakan pada Februari, Maret, Agustus, dan November, dengan melibatkan 78 sorti penerbangan dan total penggunaan 62.400 kg bahan semai serta durasi operasi selama 152 jam.

Hasil OMC tersebut menunjukkan curah hujan rata-rata berkisar 48,65 persen. Tahun ini, OMC dilakukan dua tahap, yakni pada 16-22 Januari dan 23-27 Januari untuk mitigasi banjir dan cuaca ekstrem.

Dalam kegiatan tersebut melibatkan 34 sorti penerbangan dengan total penggunaan 12.600 kg bahan semai dan durasi operasi lebih dari 47 jam 12 menit. Hasil OMC itu menunjukkan penurunan curah hujan rata-rata 34,95 persen. 

Menurut BPBD, pada banjir Januari 2026, wilayah dengan frekuensi tertinggi yaitu Jakarta Timur dengan delapan kejadian. Kemudian, diikuti Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan yang masing-masing mengalami tujuh kejadian banjir.  Lalu, Jakarta Pusat sebanyak empat kejadian, dan Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan frekuensi terendah, yakni satu kejadian banjir.

Dilansir dari laman resminya, pada periode 27–29 Januari 2026, BMKG mencatat kejadian hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Curah hujan tertinggi tercatat di Jawa Barat (121,8 mm/hari), Sumatera barat (108 mm/hari), Banten (88,6 mm/hari), Jawa Timur (85,2 mm/hari), DK Jakarta (84,4 mm/hari), Jawa Tengah (72,8 mm/hari), Bali (70,4 mm/hari), DI Yogyakarta (69,6 mm/hari) dan Aceh (55,6 mm/hari). Curah hujan yang signifikan tersebut disebabkan oleh aktivitas Monsun Asia yang membawa massa udara dingin dari wilayah Asia yang ditandai oleh peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut Cina Selatan.

Selain itu, di wilayah Selat Karimata kecepatan angin masih menguat, yang mendeteksi adanya aktivitas Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS). Di wilayah barat dan selatan Indonesia juga teramati angin baratan yang menguat sehingga mengakibatkan terjadinya konvergensi dan konfluensi yang meningkatkan pembentukan awan konvektif di wilayah Samudra Hindia barat Sumbar hingga Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Selatan. 

Selain itu, keberadaan Bibit Siklon Tropis 98S yang telah melemah menjadi Pusat Tekanan Rendah turut berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan konvektif di wilayah selatan Indonesia dalam sepekan terakhir.

Hal ini juga didukung oleh kondisi kelembaban udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang kuat. Akibat dari beberapa faktor tersebut, proses pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia berlangsung lebih intensif dan dengan cakupan yang meluas.

You Might Also Like

Petugas SPBU Dianiaya Pelanggan

Beda dengan NTT, Finlandia Terapkan Jam Masuk Sekolah Lebih Siang

ARMY Indonesia untuk Korban Kanjuruhan

Rani, Sapi Terkecil di Dunia Ada di Bangladesh

Paspor Indonesia Kini Bebas Visa di 88 Negara, Bertambah dari 73 Negara

TAGGED:BPBDJakartaPrediksi puncak musim hujan
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Transjakarta Perkenalkan Rute Baru Soekarno Hatta-Blok M
Next Article Kemenhut Resmi Cabut Izin Bandung Zoo
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

TANDA PENGENAL BIRU
LifestyleNational
SUNNY KIDS LUNCURKAN TANDA PENGENAL BIRU (BANTUAN INKLUSIF DI RUANG UMUM), DORONG RUANG PUBLIK YANG LEBIIH INKLUSIF DAN PENUH EMPATI
June 5, 2026
52 Views
Internasional
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026: Kompetisi Bergengsi Arsitektur Indonesia
May 23, 2026
74 Views
Lifestyle
Definisi Baru Kemewahan Kamar Mandi: LIXIL Hadirkan Showroom Manzio @313 di Surabaya
May 21, 2026
745 Views
Lifestyle
A-Level & IGCSE di UK dan Ireland Jadi Jalur Favorit Siswa Indonesia Menuju Kedokteran Hingga Seni di Kampus Top Dunia
May 13, 2026
834 Views
Lifestyle
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
May 11, 2026
77 Views
Internasional
Harga LPG Non Subsidi Kembali Alami Kenaikan
May 6, 2026
742 Views
National
Siap-siap, Kendaraan Listrik akan Dikenakan Pajak
May 6, 2026
729 Views
Internasional
Inggris Resmi Setujui RUU yang Larang Penjualan Rokok untuk Generasi 2009 ke Atas
May 6, 2026
723 Views
National
UU PPRT Resmi Disahkan, Kini Pekerja Rumah Tangga dapat Perlindungan Hukum dan Jaminan Sosial
May 6, 2026
740 Views
Lifestyle
Hammersonic Fest Resmi Jadi Private Festival, Tiket akan Di-Refund 100%
May 6, 2026
726 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.1k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.5k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.4k Views

Baca berita lainnya

National

Jual Kulit Harimau Sumatera, Petani dan PNS di Aceh Ditangkap

February 4, 2024
National

Tak Punya Laptop, Mahasiswa Papua Ini Selesaikan Skripsi Melalui HP

September 11, 2025
National

Polisi Tidak Akan Lagi Tilang Manual

October 24, 2022
National

Banten Jadi Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

May 2, 2024

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up