Cerita anak cerdas di Indonesia ternyata gak ada habisnya, Buzztie. Salah satunya dari kisah inspiratif anak cerdas bernama Dazle David Toalu.
Dazle merupakan siswa SMP Ipeka BSD Serpong. Ia sedang menjadi sorotan setelah sukses mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia dalam kategori lomba matematika individu.
Dazle lahir di Tangerang pada April 2013. Dia merupakan anak kedua dari 2 bersaudara. Hobinya sangat banyak mulai dari gemar matematika, english writing, futsal, bermain drum dan gak ketinggalan bermain game online.
Ia baru saja ikut ajang International Mathematics Competition (IMC) 2025 di Vietnam, salah satu olimpiade matematika paling bergengsi di dunia. Dazle yang masuk dalam Tim Nasional Matematika Indonesia ini berhasil membawa pulang medali individu, setelah menghadapi kompetisi ketat yang digelar pada 15–18 Agustus 2025.
Kompetisi yang diikuti lebih dari 30 negara ini mempertemukan para jenius muda dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Tiongkok, Bulgaria, hingga tuan rumah Vietnam.
Dazle mengaku sangat bangga bisa mengharumkan nama Indonesia dalam kompetisi matematika bergengsi di dunia.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing dan tampil membanggakan di kancah dunia.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi salah satu anggota Timnas Indonesia untuk IMC dan bisa mempersembahkan medali di IMC 2025 ini. Materi soal olimpiade IMC dikenal sangat sulit, jadi saya meluangkan banyak waktu untuk belajar setiap harinya sebelum berangkat ke Vietnam.
“Saya berterima kasih atas dukungan pembina dari KPM saat pelatihan maupun saat di Vietnam sehingga saya akhirnya berhasil meraih 2 medali yaitu untuk kelas individual dan kelompok. Lombanya juga sangat seru, banyak aktivitas dan pertunjukan yang menyenangkan,” ungkapnya.
Kecintaan Dazle terhadap matematika sudah muncul sejak usia dini. Bahkan, ia mulai mengikuti lomba matematika internasional sejak duduk di bangku kelas 4 SD.
Tetapi, kemampuannya tidak hanya terbatas pada angka dan rumus. Dazle juga aktif di bidang debat dan menulis.
Dazle mengatakan bahwa ia sangat suka ikut olimpiade. Lewat sebuah kompetisi bisa mendorong dirinya untuk terus belajar, berpikir keras untuk memecahkan beragam soal matematika dengan cara yang berbeda.
Lewat olimpiade, ia juga dapat menambah pertemanan karena bertemu dengan sahabat baru dari Indonesia maupun berbagai negara lain.
Dalam ajang World Scholar’s Cup (WSC) Global Round yang diselenggarakan di Bangkok, September 2025, Dazle berhasil memborong 11 medali sekaligus, 9 emas dan 2 perak. Ia juga dinobatkan sebagai salah satu Top 4 Junior Scholars dunia, Wow!
Torehan prestasi Dazle tak berhenti di situ. Awal tahun 2025, ia meraih medali emas di ajang SEAMO X(SouthEast Asian Mathematical Olympiad) di Singapura, setelah sebelumnya menjadi peraih medali emas tertinggi di tingkat regional SEAMO 2024.
Dengan total lebih dari 70 medali dari berbagai kompetisi nasional dan internasional, Dazle adalah contoh nyata bahwa tekad, kerja keras, dan semangat belajar bisa membawa seseorang melampaui batas.
Dalam kesempatan ini, Dazle menyampaikan harapannya agar semakin banyak generasi muda Indonesia yang percaya diri menunjukkan bakat dan minat mereka di panggung dunia.
“Siswa Indonesia banyak yang pintar dan berprestasi, saya yakin bahwa bangsa Indonesia akan semakin maju dan terkenal di masa depan,” tutupnya.


