Siapa yang tak kenal Sutarno atau akrab disapa Pak Tarno? Pak Tarno adalah pesulap yang terkenal karena jargonnya “Bim Salabim Jadi Apa Prok Prok Prok”. Pak Tarno sudah lama tidak terlihat di layar kaca, kini kondisinya memprihatinkan karena kembali terkena stroke untuk ketiga kalinya.
Pak Tarno tengah duduk di kursi roda depan SDN Semper Barat 01, Cilincing, Jakarta Utara. Tersebut bersama rekannya, Slamet dan juga istrinya, Dewi.
Meski tidak langsung melayani pelanggan, Pak Tarno terlihat hanya duduk melihat beberapa siswa yang membeli dagangannya. Pak Tarno terlihat beberapa kali mengantuk dengan kondisi tangannya ada bekas diinfus. Pak Tarno memastikan kondisinya baik-baik saja.
Pak Tarno juga beberapa kali memamerkan kakinya sudah bisa diangkat dan bisa mengangkat kedua tangannya.
Meski belum bicara terlalu jelas, Pak Tarno memastikan kondisinya baik-baik saja. “Dia agak mengantuk karena habis diinfus,” ucap Slamet. Slamet lah yang membantu Pak Tarno itu melayani para siswa yang membeli dagangannya.
Beberapa siswa itu sempat bertanya-tanya karena awak media mewawancarai pesulap tersebut, “itu pak Tarno? Itu pak Tarno? Kok beda?”. Walau beberapa kali bertanya, para siswa tersebut tetap membeli main-mainan yang dijual Pak Tarno. Beberapa mainan yang dijual Pak Tarno seperti gambar, lalu ada mainan dari kayu, dan beberapa robot-robatan.
Ada pula ikan. Slamet mengatakan, Pak Tarno berjualan untuk mengisi waktu. “Untuk mengisi kekosongan Pak Tarno. Memang dari dulu juga sebelum jadi artis sebelum itu kan memang dia jualan seperti jualan buku, koran. Jadi udah terbiasa,” ujar Slamet.
Slamet mengatakan, jika tidak ada aktivitas, kondisi tubuh Pak Tarno justru tak enak. “Kalau di rumah terus ngerasa enggak enaklah badan dan pikirannya maunya jualan kayak gini, jualan apa. Nah ini kebetulan punya Pak Tarno. Oh ini semuanya punya dagangan Pak Tarno , itu kan istri barunya pak Tarno, mbak Dewi namanya,” ucap Slamet.
Slamet memastikan kondisi Pak Tarno baik-baik saja meskipun kini kegiatannya diiringi dengan berjualan.
“Enggak apa-apa (kata dokter),” tutur Slamet. Sebagai informasi, sebelumnya pak Tarno pernah dikabarkan mengalami stroke ringan pada tahun 2018. Kemudian pada 2023, Pak Tarno muncul dengan kabar ditipu oleh manajernya sendiri. “Pertama ngambil Rp 50 (ribu) pakai rekening, minta lagi Rp 50 (ribu) kan Rp 100 (ribu),” kata Pak Tarno dikutip dari YouTube Pagi Pagi Ambyar Trans tv.


