Selamat tinggal, ZippyShare. Layanan file hosting yang telah berdiri sejak September 2006 itu sudah mengumumkan pihaknya bakal menutup layanan di akhir Maret 2023, Buzztie.
“Kami berencana untuk menutup layanan di akhir bulan. Cadangkan (backup) seluruh file penting Anda. Anda punya dua minggu untuk melakukannya. Sampai waktu itu tiba, situs akan berjalan tanpa ada perubahan,” tulis perusahaan di blog resminya.
For those who are not familiar, ZippyShare is a service that allows users to store and send data/files via the internet. These files include databases, photos, videos, e-mails, applications and so on.
ZippyShare memudahkan penggunanya menyimpan dan mengirim file dalam berbagai jenis format, mempunyai tampilan interface yang sederhana dan minimalis. Bahkan, layanan ini tidak dipungut biaya apapun, alias gratis.
Pengguna juga dimungkinkan untuk menyimpan dan berbagi data dengan ukuran masing-masing 500 MB per file-nya. Kalian bisa mengakses layanan dengan mengunjungi ZippyShare.com atau aplikasi ZippyShare Uploader.
Aplikasi itu memungkinkan pengguna mengakses layanan tanpa melalui browser. Ciri khas itulah yang membuat ZippyShare sempat berjaya di masanya dan banyak dikenal oleh banyak orang.
Dalam pengumuman yang sama, perusahaan menjelaskan tiga alasan utama yang melatarbelakangi penutupan layanan ZippyShare, yaitu faktor persaingan, pemblokiran iklan, dan Pertama, saat ZippyShare berdiri pada 2006 lalu, perusahaan mampu menjadi pilihan utama masyarakat.
Karena, salah satu nilai jual ZippyShare adalah bisa diakses tanpa biaya. Akan tetapi, berjalannya tahun demi tahun, pengguna yang menggunakan layanan ZippyShare semakin sedikit. Ditambah lagi, perkembangan teknologi yang semakin maju membuat perusahaan sedikit tertinggal.
“Saya kira semua perusahaan layanan penyimpanan file yang bersaing di pasar menawarkan kinerja yang lebih baik, disertai fitur yang lebih banyak juga. Tidak ada lagi yang membutuhkan (layanan) dinosaurus (lawas) seperti kami,” tulis perusahaan.
Alasan yang kedua adalah fitur pemblokiran iklan (ad-blockers) yang semakin banyak digunakan. Fitur pemblokir iklan hampir digunakan di seluruh perangkat. Bahkan, fitur ini sudah terpasang secara otomatis.
Menurut perusahaan, kehadiran ad-blockers membuat mereka tidak dapat menghasilkan keuntungan. Dikarenakan iklan yang muncul di halaman ZippyShare bakal langsung diblokir oleh ad-blocker yang terpasang di browser pengguna.
Hal tersebutlah yang mendorong perusahaan memutuskan memberhentikan layanannya di akhir bulan ini.
Share your thoughts, Buzztie!


