By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Warga Aceh Kesulitan Mendapatkan Gas Elpiji
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > Warga Aceh Kesulitan Mendapatkan Gas Elpiji

Warga Aceh Kesulitan Mendapatkan Gas Elpiji

Published December 18, 2025
731 Views
Share
5 Min Read
Keterangan foto: ilustrasi
SHARE

Pasokan gas elpiji di beberapa wilayah Aceh masih langka hampir tiga pekan setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda daerah tersebut pada akhir November 2025. Kondisi ini membuat warga kesulitan memperoleh gas untuk kebutuhan memasak.

Rima Kurniati, warga Gampong Lampeuneurut, Kabupaten Aceh Besar, mengaku sudah kehabisan elpiji sejak tiga hari terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan memasak, ia terpaksa beralih menggunakan kayu bakar.

“Sulit sekali mendapatkan elpiji. Saya sekarang memasak dengan kayu,” kata Rima. 

Menurut Rima, kondisi serupa dialami banyak warga di sekitar tempat tinggalnya, termasuk di kawasan Banda Aceh. Kelangkaan gas turut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Kata Rima, warga yang berjualan di warung makanan skala kecil menutup usaha karena tidak memiliki pasokan elpiji.

Ia menambahkan, pada 6 Desember lalu, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh bersama Pertamina Patra Niaga sempat menggelar operasi pasar. Tapi setelah kegiatan tersebut, pasokan elpiji kembali sulit ditemukan di wilayahnya.

Kelangkaan gas juga terjadi di Kabupaten Bireuen. Anas, warga Kecamatan Kota Juang, mengatakan harga elpiji 3 kilogram di daerahnya melonjak hingga Rp 60 ribu per tabung. Harga tersebut jauh di atas harga eceran tertinggi yang ditetapkan sebesar Rp 18 ribu.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen itu menjelaskan, tingginya harga elpiji dipicu terganggunya jalur distribusi. Penyaluran gas harus menggunakan kapal karena jembatan penghubung Lhokseumawe–Bireuen belum pulih sepenuhnya.

“Untuk tabung elpiji 12 kilogram, harganya bahkan ada yang mencapai Rp 500 ribu,” ujarnya.

Anas menuturkan, kondisi kelangkaan elpiji lebih parah terjadi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Akses menuju kedua daerah tersebut belum sepenuhnya terbuka sehingga pasokan logistik tersendat. “Di sana bukan langka lagi, tapi memang tidak ada,” ucapnya.

Bahkan, kata dia, sejumlah warga harus berjalan kaki hingga lima jam menuju Bireuen untuk mendapatkan LPG dan kebutuhan pokok lain. Ada pula warga yang menukar hasil ladang seperti cabai dengan beras atau kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan laporan anggota AJI Bireuen di kedua kabupaten tersebut, kata Anas, bantuan belum menjangkau seluruh kecamatan. Layanan dasar juga masih terbatas, termasuk listrik dan sinyal telepon seluler yang hanya tersedia di titik-titik tertentu seperti bandara.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengakui adanya kelangkaan elpiji di sejumlah wilayah Aceh. Ia menjelaskan, distribusi melalui jalur darat masih terkendala sehingga pengiriman gas dari Arun, Lhokseumawe, menuju Banda Aceh dan sekitarnya harus dialihkan melalui jalur laut.

Ia mengatakan pengiriman lewat laut membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan jalur darat. “Sementara jalur darat belum sepenuhnya pulih,” katanya dalam jumpa pers di kantor BPH Migas, Senin (15/12).

Ega mengklaim keterbatasan elpiji tidak terjadi secara merata di seluruh Aceh. Kekurangan pasokan terutama dialami wilayah Banda Aceh, Bireuen, Pidie, Aceh Besar, Meulaboh, dan Aceh Barat Daya. Kondisi ini dipicu terputusnya akses distribusi dari Lhokseumawe ke Banda Aceh, padahal pasokan LPG terbesar di Aceh berasal dari kawasan Arun, Lhokseumawe.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pertamina Patra Niaga menyiapkan jalur distribusi alternatif melalui laut. Saat ini, dua kapal ro-ro telah dioperasikan untuk melayani rute Lhokseumawe–Banda Aceh. Perusahaan juga berencana menambah satu kapal lagi sehingga total menjadi tiga kapal guna mempercepat pasokan LPG ke Banda Aceh dan wilayah sekitarnya.

Selain jalur laut, Pertamina Patra Niaga juga menambah pasokan melalui darat dari luar Aceh. Sebanyak lima truk tangki telah diberangkatkan dari Dumai, wilayah Sumatera bagian selatan, dan Jawa Barat menuju Lhokseumawe. Ke depan, tambahan sembilan truk tangki akan dikirim untuk memperkuat pasokan ke Banda Aceh dan daerah sekitarnya.

Ega mengimbau masyarakat untuk bersabar hingga distribusi kembali normal. Ia juga memastikan Pertamina akan menggelar operasi pasar guna menekan spekulasi dan penjualan elpiji dengan harga di atas ketentuan. 

“Saat ini Pertamina Patra Niaga memprioritaskan pasokan elpiji untuk dapur umum yang melayani masyarakat terdampak bencana. Perusahaan menargetkan tambahan pasokan ke Banda Aceh mulai meningkat pada 17 Desember 2025,” ucapnya.

You Might Also Like

Momen Time Traveler Pesawat Ini Terbang dari Hongkong pada 2025, dan Mendarat di Los Angeles pada 2024

Kecelakaan Beruntun 13 Mobil di Tol Pejagan akibat Asap Pembakaran Rumput, Satu Orang Tewas

Aksi Massa di Nepal Disebut Sebagai “Revolusi Gen Z”

Sushila Karki Resmi Jadi Perdana Menteri Nepal

Indonesia Raih Medali Emas The World Games 2025 Melampaui China

TAGGED:acehBencana SumateraLangkatrending
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Buntut Konflik Kamboja-Thailand, Kamboja Tarik Semua Atlet dari SEA Games 2025 Thailand
Next Article Mensos: Donasi Bencana Perlu Izin dari Pemerintah
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan
April 29, 2026
717 Views
Internasional
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
April 25, 2026
714 Views
National
23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan, PT Tracon Industri Memperkuat Implementasi HSE Berstandar Internasional
April 23, 2026
728 Views
Lifestyle
LIXIL Pimpin dan Fasilitasi Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Kualitas Ruang Hidup yang Lebih Baik
April 15, 2026
755 Views
Lifestyle
Green River College, Mengenal Jalur College dan Akses Transfer ke Universitas Top AS
April 6, 2026
765 Views
Uncategorized
Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace
March 30, 2026
729 Views
National
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret
March 30, 2026
759 Views
Lifestyle
Malaysia Tetapkan Durian Musang King sebagai Indikasi Geografis, Negara Lain Tidak Boleh Pakai Nama Ini
March 30, 2026
761 Views
Internasional
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%
March 30, 2026
739 Views
National
XXI Dapat Pendapatan Rp 5,9 Triliun Pada 2025, Ditopang Film Jumbo
March 30, 2026
729 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.1k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.4k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

National

Mengandung Unsur Judi, Permainan Capit Boneka Dinyatakan Haram

September 26, 2022
National

456 Kepala Daerah Ikut Retret di Akmil Magelang

February 27, 2025
National

MK Tolak Gugatan Pernikahan Beda Agama

January 31, 2023
National

Shell Bantah akan Tutup Semua Gerai di Indonesia

November 25, 2024

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up