Kalian termasuk orang yang suka mencari informasi melalui TikTok, Buzztie? menurut hasil penelitian terbaru menemukan bahwa gen Z lebih suka mencari informasi di TikTok bila dibandingkan dengan Google.
Hal itu diungkap oleh analis media dan hiburan Kevin Tran lewat Morning Consult. Dia melakukan survey kepada 2.199 orang Amerika Serikat dari berbagai generasi.
Hasilnya, dia menemukan gen Z paling banyak menggunakan TkTok untuk mencari informasi sebanyak 14%. Jumlah itu pun jauh berbeda jika dibandingkan dengan penggunaan TikTok generasi lain untuk mencari informasi yaitu 2%.
On the other hand, statistics released by Morning Consult show that Google is still the most used search platform, with an average user of 46%. Furthermore, there are also official news media pages (10%), YouTube (9%), Facebook (9%), Twitter (4%), and Instagram (2%).
Adapun selain Google dan TikTok, terdapat juga beberapa platform media sosial lainnya yang kerap digunakan untuk mencari berita oleh generasi Z. Sebut saja Twitter (7%), Facebook (6%), laman resmi media berita (6%), serta Instagram (6%).
Perilaku tersebut pun dijelaskan lebih lanjut. Disebutkan, gen Z masih menggunakan penelusuran Google untuk mengumpulkan informasi tentang acara berita besar. Hanya saja, TikTok adalah tempat mereka mendapat gambaran besar suatu berita serta mencari sisi uniknya lewat video para kreator.
Hal ini pun sesuai dengan minat besar para generasi muda yang menyukai musik, TV, film, hingga makanan.
Just like YouTube, TikTok’s algorithm recommends content you’re subconsciously interested in, Buzztie. On the other hand, the videos on this platform are very short, the majority of which are less than a minute long. This is also liked by young gen Z who like something practical.
Perkembangan TikTok sebenarnya juga sangat terlihat di Indonesia. Mengutip rilis We Are Social 2023, pengguna TikTok mencapai 109,9 juta dengan usia di atas 18 tahun. Perkembangannya juga sangat besar. Data tersebut menunjukkan perkembangan hingga 40 juta pengguna sepanjang Oktober 2022 hingga Januari 2023.
Keunggulan tersebut pun membuat media berita juga telah mulai mengaktifkan akun TikTok mereka. Sebut saja New York Times hingga The Wall Street Journal. Media berita hiburan E! News juga telah memiliki akun tersendiri di platform tersebut dan mengunggah secara aktif.


