Setelah tertidur selama lebih dari satu dekade, Planetarium Jakarta akhirnya kembali dibuka. Tepat pada Hari Natal, Kamis 25 Desember 2025, ikon wisata edukasi sains di ibu kota ini resmi kembali beroperasi setelah vakum sejak 2012, Buzztie.
Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Pramono menyebut kebangkitan Planetarium Jakarta sebagai momen penting bagi dunia edukasi dan sains di Jakarta.
“Setelah lebih dari 13 tahun, sejak 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin, alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali,” ujarnya.
Kembalinya Planetarium Jakarta menjadi bagian dari revitalisasi besar kawasan TIM, sekaligus upaya memperkuat fasilitas pembelajaran sains yang terbuka untuk masyarakat luas.
Kini, Planetarium hadir dengan teknologi proyeksi yang jauh lebih modern, dipadukan dengan konsep pembelajaran interaktif yang dirancang untuk semua usia. Setelah lama absen, antusiasme masyarakat pun langsung terasa.
Planetarium Jakarta kembali menjadi destinasi wisata edukasi yang dinanti, baik oleh pelajar, keluarga, maupun pencinta astronomi.
Lokasi dan Akses Planetarium Jakarta
Planetarium Jakarta berada di dalam kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Lokasinya mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum.
Bagi pengguna KRL Commuter Line, pengunjung dapat turun di Stasiun Cikini, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 5 hingga 10 menit menuju kawasan TIM.
Sementara itu, pengguna Transjakarta dapat menggunakan koridor 5M atau 6H dan turun di Halte Taman Ismail Marzuki.
Untuk layanan JakLingko, pengunjung bisa naik rute 10A dan turun di halte yang sama.
Harga Tiket dan Ketentuan Kunjungan
Dalam kesempatan peresmian, Gubernur Pramono juga mengumumkan kebijakan khusus bagi pelajar. Selama tiga bulan ke depan, akses Planetarium Jakarta akan digratiskan bagi pelajar.
“Saya sudah memutuskan, bagi pelajar yang ingin memanfaatkan Planetarium Jakarta akan digratiskan selama tiga bulan,” tuturnya.
Meski demikian, setiap sesi pertunjukan Planetarium Jakarta memiliki tautan pendaftaran yang berbeda. Tiket untuk pelajar maupun pengunjung umum, dijual dalam jumlah terbatas dan wajib melakukan registrasi terlebih dahulu.
Pendaftaran tiket dapat dilakukan melalui tautan yang tersedia di bio Instagram resmi @tim.cikini. Terdapat dua kategori tiket, yaitu Pelajar dan Pengunjung Umum atau Pendamping.
Untuk kategori Pengunjung Umum atau Pendamping, harga tiket ditetapkan sebesar Rp10.000 dan berlaku hingga April 2026.
Dengan wajah baru, teknologi mutakhir, serta harga tiket yang terjangkau, Planetarium Jakarta diharapkan kembali menjadi ruang belajar favorit masyarakat, sekaligus destinasi wisata edukasi unggulan di jantung ibu kota.


