Apart from giving awards for the best films and filmmakers, Hollywood also gives awards for the worst films and filmmakers through the Golden Raspberry Awards, better known as the Razzie Awards, Buzztie. This award event organized by the Golden Raspberry Foundation has even announced the list of nominees for the 2023 Razzie Awards.
Tapi, salah satu nama nomine Aktris Terburuk Razzie Awards 2023 mendapat protes keras netizen, nih. Dia adalah Ryan Kiera Armstrong, pemeran utama di film Firestarter.
Masalahnya, Ryan Kiera Armstrong adalah aktris cilik, yang masih berusia 12 tahun. Nggak heran kalau keputusan ini bikin Razzie Awards dihujani kritik habis-habisan, termasuk dari kalangan selebriti. Salah satunya dari mantan aktor cilik Devon Sawa.
Dikutip dari Variety, Devon Sawa berkomentar, “Razzie dikelola orang-orang yang tak punya hati. Menominasikan anak 12 tahun? B**gs*t. Anak itu bisa tumbuh dengan hebat kalau kalian tak membuatnya terpengaruh.”
Komentar tersebut sekarang sudah hilang, Buzztie. tetapi nggak hanya Devon aja nih, tapi aktor cilik Julian Hiliard juga megkritik nominasi ini.
“Razzie memang punya niat jahat dan tak berkelas, tapi menominasikan anak-anak sungguh salah dan memuakkan. Kenapa menempatkan anak ke dalam risiko perundungan, atau malah lebih parah lagi?” begitu isi cuitan di akun Twitter aktor Doctor Strange in the Multiverse of Madness ini.
Karena hal tersebut, akhirnya pendiri Razzie Awards, John Wilson meminta maaf atas hal ini. Mereka mengakui telah salah langkah. Menyertakan anak-anak dalam ajang “penghargaan” ini adalah hal yang tidak pantas dilakukan.
“Sebagai hasilnya, kami telah menghapus nama Armstrong dari pemungutan suara terakhir para anggota kami yang akan digelar bulan depan. Kami juga berutang permintaan maaf kepada Nona Armstrong di hadapan publik, menyatakan kami menyesal atas luka yang ia alami karena pilihan yang kami ambil,” katanya.
Nggak cuma itu, berkaca pada pengalaman ini pihak Razzie Awards akhirnya berbenah diri.
“Belajar dari kejadian ini, kami mengumumkan bahwa mulai saat ini, kami menerapkan Pedoman Pemungutan Suara yang melarang artis atau sineas di bawah usia 18 tahun untuk dipertimbangkan (sebagai nomine) dalam penghargaan kami,” John Wilson menjelaskan.
Sebagai penutup, John Wilson menulis, “Karena moto kami adalah ‘Akui Keburukanmu.’ Kami sadar kami pun harus berani menerapkannya.”
What do you think, Buzztie?


