Pemerintah akan mengadakan program magang nasional untuk lulusan baru atau fresh graduate perguruan tinggi.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program ini rencananya bakal digelar mulai kuartal keempat tahun 2025 atau sekitar Oktober 2025 di seluruh Indonesia. Airlangga mengatakan, para peserta magang juga akan mendapatkan upah sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) di daerah masing-masing.
Nantinya para peserta akan mendapatkan upah selama enam bulan yang ditanggung oleh pemerintah.
“Sesuai dengan UMP daerah masing-masing,” kata Airlangga dikutip dari laman resmi Presidenri.go.id, Rabu (17/9).
Terbuka bagi perusahaan negeri dan swasta Hal ini, kata Airlangga, sedang terus dimatangkan pelaksanaanya bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
“Program magang sedang dimatangkan Mendikti ristek. Tapi salah satunya adalah mereka yang eligible adalah yang lulus maksimal 1 tahun. Sehingga bisa fresh graduate, bisa ditangkap,” ujarnya. Selain itu, program magang ini juga terbuka untuk seluruh perusahaan, baik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ada link and match antara perguruan tinggi dan perusahaan Nantiya program ini akan dijalankan melalui skema kerja sama antara perguruan tinggi dengan dunia usaha.
“Perusahaan semuanya bisa, swasta atau milik negara dan akan ada kerja sama link and match antara perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan tersebut,” jelas Airlangga.


