Presiden Rusia Vladimir Putin datang ke Korea Utara untuk menemui Presiden Kim Jong-Un dengan limusin Aurus buatan Rusia ketika berkunjung ke Pyongyang pada Rabu (19/06) setelah memberikan mobil tersebut sebagai bentuk hadiah kepada Kim Jong-Un.
Pertemuan ini terjadi setelah keduanya menandatangani perjanjian kerjasama militer dan juga janji pertahanan bersama, dengan Kim menyebut hubungan baru ini sebagai “aliansi”.
Video yang dirilis oleh TV pemerintah Rusia menampilkan Putin duduk di belakang kemudi limosin lapis baja hitam, mobil resmi kepresidenannya di Rusia, sementara Kim duduk di kursi penumpang.
“Mobil tersebut kemudian ditampilkan mengemudi di jalan yang melewati area taman yang terawat rapi sebelum berhenti. Seorang pria Korea berjas dan mengenakan sarung tangan putih terlihat membukakan pintu untuk Kim sebelum bergegas untuk menahan pintu Putin,” mengutip dari Reuters, Jumat (21/6).
Putin dan Kim kemudian diperlihatkan berjalan berdampingan dan mengobrol di jalan setapak kawasan hutan dengan didampingi dua pria yang berjalan di belakang mereka. Adapun, Putin telah menghadiahkan kepada Kim sebuah limusin Aurus buatan Rusia sebagai hadiah pada bulan Februari tahun ini.
Saat ini, Putin kembali memberikan mobil buatan Rusia tersebut kepada Korea Utara, yang berarti Kim Jong-Un memiliki setidaknya dua kendaraan tersebut. Perlu diketahui Aurus merupakan mobil bergaya retro seperti limusin ZIL era Soviet.
Aurus merupakan mobil resmi kepresidenan Rusia dan Putin mengendarainya di upacara pelantikan terbarunya pada bulan Mei. Aurus Motors mulai membuat mobilnya di wilayah Tatarstan Rusia, sekitar 1.000 kilometer atau 620 mil dari Moskow pada 2021. Seorang pejabat senior Rusia mengatakan bulan lalu bahwa Rusia akan mulai membuat mobil Aurus di bekas pabrik Toyota di St. Petersburg tahun ini.
Rusia sedang mencari cara untuk memanfaatkan pabrik mobil yang menganggur setelah beberapa produsen mobil global menarik diri dari pasar Rusia menyusul keputusan Putin untuk mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada Februari 2022.
Sanksi Barat yang diberlakukan terhadap Rusia sejak itu naiknya harga mobil baru secara signifikan dan membuat pabrikan Tiongkok memperluas pangsa pasar mereka karena beberapa produsen mobil Rusia mengalami kesulitan di pasar massal. Menurut lembaga analisis Rusia Autostat, sekitar 40 mobil bermerek Aurus telah terjual di Rusia sepanjang tahun ini.


