Burger merupakan makanan siap saji yang familiar bagi banyak orang karena rasanya lezat. Makanan yang terdiri dari roti, daging, sayuran, saus dan mayones ini memang sangat digemari dan sering dijual oleh beberapa restoran cepat saji.
Tapi, pernahkah Buzztie berpikir untuk menyantap burger berbahan nyamuk? Makanan ekstrim berasal dari Afrika ini, jadi pembicaraan karena bahan yang tidak lazim untuk sebuah burger.
Melansir dari akun Youtube Pen Story, Jumat (7/10), Dijelaskan kalau makanan ini sangat populer bagi masyarakat di negara Malawi. Beberapa orang menganggap nyamuk merupakan hewan yang menyebalkan karena membawa penyakit dan sering menghisap darah manusia.
Tapi di Malawi, nyamuk dianggap sebagai berkah terutama saat musim tertentu. Karena masyarakat setempat akan berlomba-lomba menangkap nyamuk untuk dibuat makanan tradisional khas mereka, yaitu Nkhunggu.
Menurut berbagai sumber, Nkhunggu adalah makanan yang berasal dari spesies serangga yang diolah untuk dijadikan patty burger.
Tidak seperti burger pada umumnya yang dibuat dengan roti dan sayur, burger nyamuk hanya dibuat sebagai patty sebagai ganti dari daging sapi.
Setiap tahun menjelang musim hujan, gerombolan nyamuk berkoloni besar keluar dari permukaan air danau Victoria, di Afrika. Kawanan nyamuk tersebut terus berdengung dan menutupi permukaan yang dapat mereka pakai untuk musim kawin.
Jenis nyamuk yang dijadikan olahan Nkhunggu berbeda dengan nyamuk rumahan pada umumnya. Nyamuk tersebut diketahui masih berkerabat dengan serangga berjenis lalat.
Terkesan tampak menjijikan bagi yang nggak terbiasa melihat nyamuk sebagai bahan makanan, tapi faktanya bagi penduduk sekitar danau Victoria, nyamuk merupakan sumber makanan yang berlimpah.
Para penduduk sekitar danau Victoria menganggap kalau momen tersebut menjadi langka karena terjadi sekali dalam setahun. Mereka nggak mau mengabaikan segerombolan protein bergizi beterbangan saja di sekitar mereka.
Berbekal panci dan wajan yang telah diolesi minyak atau air, mereka mengibas-ibaskan alat tersebut dan nyamuk akan menempel ke dalamnya.
Serangga yang dianggap hama ini seakan menjadi berkah bagi masyarakat di sana karena menjadi sumber makanan lain yang bergizi.
Satu buah patty diperkirakan bisa mencapai ratusan ribu nyamuk. Masyarakat menyebutnya sebagai burger arang nyamuk (Nkhunggu). Setiap daerah mempunyai resep mereka masing-masing, bahkan tidak ada cara yang pasti untuk memasaknya.
Terlihat mereka hanya mencampur nyamuk tersebut dengan minyak atau air lalu dibentuk pipih sebelum menggoreng dan menyantapnya layaknya kue panas.


