By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Golden Blood, Golongan Darah yang Hanya Dimiliki 50 Orang di Dunia
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > Golden Blood, Golongan Darah yang Hanya Dimiliki 50 Orang di Dunia

Golden Blood, Golongan Darah yang Hanya Dimiliki 50 Orang di Dunia

Published November 28, 2025
730 Views
Share
4 Min Read
Keterangan foto: ilustrasi
SHARE

Di antara berbagai golongan darah yang dikenal masyarakat, ada satu tipe yang begitu langka sampai dijuluki golden blood atau golongan darah emas. Jumlah pemiliknya diperkirakan tak sampai 50 orang di seluruh dunia, menjadikannya salah satu fenomena medis paling unik sekaligus penting.

Golongan darah emas ini merujuk pada Rh-null, tipe darah yang tidak memiliki antigen Rhesus (Rh) sama sekali di permukaan sel darah merah. Kelangkaannya membuat para ilmuwan kini berupaya mengembangkan darah ini di laboratorium demi menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Rh-null terbentuk akibat mutasi genetik yang sangat jarang. Tak adanya antigen Rh pada sel darah merah membuat darah ini memiliki karakteristik yang berbeda dibanding tipe darah lain.

Mengutip NDTV, untuk memahami keunikannya, penting mengetahui bahwa golongan darah ditentukan oleh keberadaan antigen, protein atau gula pada sel darah merah yang memberi sinyal kepada sistem imun.

Pada Rh-null, seluruh antigen Rh absen. Inilah yang menjadikan darah ini kompatibel dengan hampir semua golongan darah lain sebagai pendonor.

Meski begitu, Otrock dari Cleveland Clinic menegaskan bahwa istilah golden blood hanya merujuk pada kelangkaannya, bukan berarti darah ini lebih ‘baik’ atau lebih ‘murni’ dibanding tipe lainnya.

Pemilik Rh-null sering dianggap sebagai donor universal dalam sistem Rh karena darah mereka dapat digunakan untuk siapa saja tanpa memicu reaksi imun akibat antigen Rh. Sebaliknya, mereka sendiri hanya bisa menerima darah dari sesama Rh-null.

Sebagai perbandingan, O Negatif yang juga dikenal sebagai donor universal memang tak memiliki antigen A, B, maupun Rh-D. Namun darah O Negatif tetap tidak bisa diberikan kepada Rh-null, sebab masih memiliki antigen Rh lain.

“Inilah yang membuat transfusi bagi pemilik Rh-null sangat berisiko. Jika menerima darah dengan antigen berbeda, tubuh akan membentuk antibodi dan bisa menyerang darah donor. Transfusi berikutnya bisa sangat berbahaya,” jelas Ash Toye, profesor biologi sel di University of Bristol.

Karena kelangkaannya, para peneliti berusaha menemukan cara untuk memproduksi Rh-null di laboratorium. BBC melaporkan bahwa para ilmuwan sedang mencoba menumbuhkan sel darah merah Rh-null dari sel punca (stem cell) yang diprogram ulang.

Penelitian juga mengeksplorasi teknologi pengeditan gen untuk menghilangkan antigen Rh dari darah biasa, sehingga memungkinkan pemanfaatan Rh-null dalam riset genetika golongan darah dan pengembangan terapi baru.

Pada 2018, Ash Toye menggunakan teknik CRISPR-Cas9 untuk menciptakan sel darah Rh-null. Tetapi, teknologi tersebut masih sangat diatur ketat dan belum dapat diterapkan langsung pada manusia.

Saat ini, Toye dan timnya sedang mengerjakan RESTORE, studi pertama yang menguji efektivitas sel darah merah hasil laboratorium ketika ditransfusikan ke tubuh manusia. Sel darah merah ini dikembangkan dari sel punca donor, bukan diambil langsung dari tubuh manusia.

Jika penelitian ini berhasil, darah hasil kultur laboratorium berpotensi menjadi sumber cadangan transfusi yang sangat membantu, terutama bagi pasien yang memiliki golongan darah ultra langka seperti Rh-null.

“Untuk saat ini, mengambil darah donor masih jauh lebih efisien dan murah. Kita tetap akan membutuhkan pendonor untuk jangka panjang,” kata Toye.

“Tapi bagi mereka yang jumlah pendonornya sangat sedikit, kemampuan menumbuhkan darah akan jadi terobosan besar.”

Golongan darah emas mungkin hanya dimiliki segelintir orang, tetapi dampaknya bagi dunia medis bisa sangat luas. Jika riset laboratorium ini berhasil, masa depan transfusi darah, terutama bagi mereka dengan tipe darah langka bisa menjadi jauh lebih aman dan terjamin.

You Might Also Like

Gempa Bawah Laut Terjadi di Laut Banda

Objek Wisata Batu Berbentuk Penis Disorot Media Asing

Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir

Tanggal 1 November 2022 QRku BCA Mobile dihapus

Punya Udara Terbersih, Pemkab Banyuwangi Rencanakan Buka Wellness Tourism

TAGGED:Golden BloodGolongan Darahviral
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article PT Delta Sukses Teknologi Perkuat Inovasi Lewat DWAY Ultra dan DJOY BEAM Series Dorong Pertumbuhan Industri Nasional
Next Article China Luncurkan Super View Siaran Olahraga 360 Agar Pengguna Bisa Mengatur Sudut Sesuka Hati
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
Hexindo Dukung Pemulihan Pasca Banjir di Sumatra Melalui Bantuan Alat Berat dan Donasi Kemanusiaan
February 3, 2026
782 Views
Internasional
Jepang jadi Negara Teraman di Asia Tahun 2026
February 1, 2026
755 Views
Lifestyle
Indonesia jadi Negara Termalas Jalan Kaki di Dunia
January 31, 2026
763 Views
Lifestyle
Bayu Ristanto, Ilmuwan Indonesia yang Namanya Diabadikan Sebagai nama Asteroid
January 30, 2026
751 Views
LifestyleTechnology
Developer AS Bangun Aplikasi Media Sosial Khusus Pemancing Agar Bisa Identifikasi Hasil Tangkapan
January 30, 2026
764 Views
Internasional
Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO
January 30, 2026
751 Views
Lifestyle
Kolaborasi Crocs dan Lego yang Luncurkan Sandal Berbentuk Brick Lego
January 30, 2026
749 Views
Technology
Program TV Buatan AI Tuai Kontroversi
January 30, 2026
777 Views
Sports
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Kejuaraan BWF 2026
January 30, 2026
719 Views
Lifestyle
Peneliti Menemukan Ada Kemungkinan Alien Berkomunikasi Seperti Kunang-kunang
January 30, 2026
764 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.4k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.3k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

National

Pemerintah Bali Tetapkan Aturan Hanya Warga Lokal yang Boleh Jadi Driver Online

November 6, 2025
National

Hotman Paris Protes Pajak Hiburan 40%, Ini Kata DJP

January 15, 2024
National

Fenomena Kemunculan ‘Pulau Baru’ Usai Gempa Maluku

January 16, 2023
National

Pemerintah Menetapkan Biaya Haji Tahun 2026 Sebesar Rp54,1 Juta

November 6, 2025

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up