Siapa sih yang gatau aplikasi online dating Tinder? Apa mungkin kalian salah satu pengguna dari aplikasi itu?
Juni 2023 kemarin aplikasi Tinder udah gaada di negara Rusia loh guys. Karena katanya, Induk Tinder yaitu Match Group mau melindungi Hak Asasi Manusia. Gara-gara berita Rusia kirim pasukan ke Ukraina tahun lalu, Tinder juga ikutan perusahaan barat lainnya buat angkat kaki dari negara Rusia.
Jeff Perkins, Direktur Eksekutif Pemegang Saham Friends Fiduciary Corp, ngerasa lepas dari negara Rusia itu hal yang tepat. Kenapa bisa gitu? Karena Jeff Perkins ngerasa akibat adanya berita perang dari negara Rusia, Tinder gabisa berjalan dengan baik. Dan juga, Jeff Perkins udah negasin kalau bisnis itu harus dijalanin atas dasar yang meyakinkan dan dapat dipercaya. Kalo masih kerja sama bareng Rusia takutnya dikira dukung adanya perang kali yaa?
Gilanya lagi, karena aplikasi Tinder udah gaada di App Store dan Google Play Store, Penggemar dari Aplikasi ini tuh sampe buat pemakamannya loh, iya pemakaman, mereka ngelakuin ini di Kota Sochi, pake busana serba hitam, naruh bunga di depan monumen Tinder, dan sampe buat pidato perpisahan. Kira-kira mereka ada memori berharga apa yaa sama aplikasi Tinder ini?
Akibat kejadian ini, Pengguna aplikasi Tinder di Rusia turun drastis menjadi 1,1 juta dari 3,5 juta pengguna (data Mediascope). Tinder juga merupakan dating online app terbesar kelima yang populer di Rusia dan dapat meraup USD 14 juta dolar atau sekitar Rp 210 miliar, gila banget ya buzzties?


