Belakangan, banyak warga negara asing yang membuat keonaran di Bali. Karena hal ini, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati pun menyoroti soal kampung di Ubud yang seolah-olah menjadi ekslusif bagi sekelompok WNA tertentu, Buzztie.
Hal ini disampaikan Wagub Oka dalam The Weekly Brief with Sandi Uno pada 20 Maret 2023 lalu. Video acara ini diunggah lewat channel YouTube Kemenparekraf.
Awalnya, Wagub Oka menyoroti ulah para WNA yang belakangan ini marak. Salah satunya WNA yang sering mengendarai sepeda motor dengan ugal-ugalan di jalan.
“Beberapa bulan terakhir ini, ketenangan, kenyamanan masyarakat Bali termasuk wisatawan yang ke Bali ini agak terusik oleh ulah wisman dari negara tertentu yang secara ugal-ugalan mengendarai sepeda motor,” katanya.
“Ada yang menggunakan pakaian dalam saja, boncengan tiga dan sebagainya,” sambungnya.
Dia juga mencontohkan WNA yang sering berulah. Beberapa WNA bahkan sempat berkonflik dengan masyarakat sampai polisi.
“Mereka lakukan konflik dengan masyarakat, dengan polisi, bahkan sesama wisatawan. Beberapa hari lalu, ada wisatawan mancanegara yang berantem dengan temannya sendiri,” ujarnya.
Dia juga memperhatikan WNA yang memanfaatkan Bali untuk menjalankan usaha, seperti spa dan tempat pelatihan motor. Bahkan dia juga menemukan kampung Ubud yang seolah-olah jadi tempat eksklusif untuk WNA dari negara tertentu.
“Di Ubud, itu banyak sekali warga negara tertentu. Bahkan ada orang yang menyebutnya kampung negara tertentu karena dia eksklusif, tertutup, di antara mereka di sana, dan tidak tahu apa yang terjadi di dalam tembok lingkungan yang mereka bangun itu,” ungkapnya.
Wagub Oka mengatakan masalah ini bakal menjadi prioritas pihaknya. Mereka akan ditertibkan.
“Ini juga jadi prioritas kami untuk menertibkan WNA yang ada di Ubud, Sanur. Penertiban ini menyangkut masalah pembinaan, tindakan hukum apabila ada pelanggaran pidana, bahkan deportasi,” katanya.
What do you think, Buzztie?


