Maskapai Lion Air diberitakan menabrak Garbarata Bandara Mopah merauke pada Kamis (26/1) sekitar pukul 09.10 WIT. Peristiwa itu terjadi ketika pesawat dengan nomor penerbangan JT 797 bergerak untuk persiapan take off.
Pesawat Lion Air tersebut dilaporkan mengangkut 117 penumpang dewasa, 4 penumpang anak dan seorang balita, Buzztie.
Terkait dengan hal ini, pihak Lion Air angkat bicara terkait insiden yang terjadi di Bandara Mopah, Merauke, Papua Selatan dan meminta maaf.
“Lion Air menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Kamis (26/1).
Danang menyampaikan kalau pesawat ini sudah melakukan rangkaian SOP seperti pengecekan dan pemeriksaan awal atau pre-flight check. Hasilnya, pesawat dinyatakan layak dan aman untuk dioperasikan.
“Setelah persiapan layanan dan penanganan darat selesai, pesawat bersiap dan mulai bergerak perlahan di area parkir pesawat (apron). Dalam proses itu terjadi hambatan di area sebelah kanan pesawat,” ujarnya.
“Dalam memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke titik parkir guna dilakukan pemeriksaan,” lanjutnya.
Bergesekan pada bagian luar bangunan garbarata bandar udara.
“Menindaklanjuti kejadian tersebut, saat ini Lion Air bersama pihak berwenang terkait sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya tidak dapat berspekulasi atau memberikan keterangan mengenai penyebab insiden ini. Proses investigasi membutuhkan waktu signifikan untuk mendapatkan rekomendasi.
“Dalam upaya memberikan rasa kenyamanan, seluruh penumpang diarahkan dan diturunkan menuju ruang tunggu terminal keberangkatan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Lion Air menyediakan fasilitas kepada seluruh penumpang berdasarkan ketentuan yang berlaku antara lain memindahkan penerbangan pada maskapai lain yang disesuaikan ketersediaan kursi, proses pengembalian dana tiket (refund) sesuai permintaan penumpang serta lainnya.


