Oknum Polisi anggota Polsek Curugbitung Berinisial Aipda D terekam kamera menodongkan pistol ke remaja di sebuah SPBU di Pagedangan, Kabupaten Tangerang nih, Buzztie. Aipda D dikatakan menodongkan pistol untuk membubarkan tongkrongan remaja itu.
“Anggota atas nama Aipda D mengakui bahwa yang mengendarai motor dan mengeluarkan airsoft gun berniat untuk membubarkan perkumpulan remaja karena masih berkumpul lewat dari jam malam,” kata Kapolsek Pagedangan AKP Seala Syah Alam.
Seala mengatakan kalau Aipda D telah mengakui kesalahannya. Kedua belah pihak juga telah bertemu untuk berdamai.
“Yang bersangkutan mengakui kesalahannya dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai,” ujarnya.
Seala mengatakan Aipda D telah melaksanakan proses lanjutan di Polres Lebak Banten. Polisi tersebut terancam dikenai sanksi etik atau disiplin.
“Selanjutnya anggota tersebut melaksanakan proses lanjutan di Polres Lebak Banten. Proses lanjut tersebut dilaksanakan oleh Polres Lebak nantinya yang bersangkutan akan dikenakan sanksi baik etik atau disiplin,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video berisi aksi penodongan pistol yang dilakukan seorang pemotor viral di media sosial. Pelaku mengeluarkan pistol dari saku celananya di depan ketiga pemuda yang lagi berkumpul di pinggir jalan. Pelaku pun dikatakan sebagai polisi.
Dari video itu, terlihat tiga pemuda lagi berkumpul di pinggir jalan. Tak lama, muncul pelaku menggunakan jaket warna hitam membonceng seorang perempuan. Pelaku lalu mengeluarkan pistol berwarna hitam dari saku celananya. Tidak jelas penyebabnya hingga aksi penodongan pistol itu terjadi.
Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan pelaku merupakan anggota Polsek Curug.
“Anggota tersebut dari Polsek Curug Polres Lebak,” kata Sarly.
Sarly belum memerinci soal latar belakang pemicu penodongan pistol itu terjadi. Dia menyatakan pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan atas tindakannya tersebut.
“Anggota sudah diperiksa oleh Polres Lebak,” pungkas Sarly


