Jangan terkejut bila suatu hari kalian pergi ke India dan bertemu dengan seorang nenek bernama Roshni Sangwan. Karena, tidak seperti kebanyakan nenek-nenek, ia masih kuat melakukan olahraga angkat besi di usianya yang mencapai kepala 7.
Ada istilah yang mengatakan usia hanyalah angka semata dan juga tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Kedua istilah tersebut nampaknya sangat tepat untuk menggambarkan seorang Roshni Sangwan.
Bagaimana tidak, wanita yang sudah berstatus nenek dan berusia 70 tahun itu punya rutinitas yang tak biasa untuk orang-orang seusianya, yaitu menjalani olahraga angkat besi.
Ya, di saat banyak nenek berusia 70 tahun memilih untuk duduk atau tidur di rumah, ia memilih untuk pergi ke gym dan menjalani rutinitas angkat besi, yang tentunya didampingi seorang instruktur.
Perjalanan nenek Roshni Sangwan menggemari olahraga angkat besi dimulai pada 2011 silam. Saat itu Roshni memilih tinggal bersama putranya, Ajay Sangwan ke Delhi pasca kematian suaminya.
Satu dakade berlalu, tubuh Roshni mulai mengalami sakit yang memang biasa disebabkan karena faktor usia tua seperti nyeri lutut, yang kerap membuatnya kesulitan berjalan dan naik tangga.
Sialnya, suatu hari ia tergelincir di kamar mandi dan pihak dokter mendiagnosanya mengalami osteoartritis pada lutut kiri dan kanannya.
“Saya sangat terkejut karena kami dulu percaya jika sudah didiagnosa mengalami radang sendi, maka pilihannya hanya bisa istirahat total,” ujar Ajay Sangwan mengenang momen ibunya tergelincir.
Tiba-tiba saja Ajay terpikir jika berolahraga bisa jadi cara bagi sang ibu untuk mengatasi radang sendi yang dialaminya. Akhirnya, pada Juni 2023, ketika usianya menyentuh 68 tahun, Roshni Sangwan pertama kali pergi ke gym dan memulai perjalanan di dunia angkat besi.
Pada awalnya, Roshni Sangwan memilih untuk berolahraga di sore hari. Alasannya karena pada sore hari biasanya gym akan sepi, sehingga ia bisa lebih tenang dan nyaman. Rutinitasnya pun tak fokus pembentukan otot, tapi membuat tubuh jadi lebih fleksibel.
Ajay Sangwan pun menjadi saksi sang ibu berhasil menghancurkan diagnosa dokter yang menyebut ia tidak akan bisa lagi mengangkat sisir.
Saat ini, di umurnya yang sudah 70 tahun, rata-rata setiap harinya Roshni Sangwan sanggup mengangkat beban seberat 97 kilogram dengan trap bar deadlift. Ia juga bahkan bisa melakukan posisi plank selama empat menit.
Demi bisa menjadi inspirasi, Roshni Sangwan pun kerap membagikan momen kala dirinya menjalani olahraga di gym ke akun Instagram pribadinya dengan nama weighlifter mummy.
“Rasanya sangat menyenangkan, terlebih karena saat ini mulai ada pembicaraan mengenai olahraga dan gym bagi para lansia,” ujar Roshni Sangwan.
Berkat kepopulerannya, Roshni Sangwan sendiri telah mendapat undangan ke World Strength Games tahun depan di Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Strongman tahunan, tempat para atlet terbaik dunia bersaing memecahkan rekor dunia di ajang kekuatan.
Jika Roshni memilih untuk ikut serta, ia akan menjadi orang pertama dari India yang ikut serta dalam ajang World Strength Games.


