PT MRT Jakarta (Perseroda) mengkaji rencana perluasan rute moda raya terpadu (MRT) hingga ke Tangerang Selatan, Buzztie. Rencana perluasan itu sebelumnya pernah dibahas pada 2018 lalu.
Saat ini, jalur MRT Jakarta sepanjang 16 kilometer sudah menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). MRT Jakarta mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali rencana perluasan rute hingga Tangerang Selatan.
“Kami akan mulai mendorong agar rencana itu (perluasan rute hingga Tangerang Selatan) bisa dijalankan setelah semuanya selesai. Mungkin mulai awal tahun depan, saat ini kami ingin fokus pada Jakarta terlebih dahulu. Kami masih memiliki banyak hal yang harus diselesaikan,” kata Tuhiyat seusai penandatanganan MoU PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sojitz Corporation, Rabu (17/4).
Tuhiyat menyebut rencana perluasan rute itu, tergantung pada pemerintah kota. Diketahui, Tangerang Selatan sendiri masuk provinsi Banten.
“Kami menggunakan anggaran pemerintah daerah, jadi pembangunan itu juga bergantung pada pemerintah daerahnya sendiri,” tambahnya.
Tuhiyat mengaku pihaknya tidak menetapkan target kapan realisasi perluasan rute MRT Jakarta sampai Tangerang Selatan itu terwujud. Meski begitu, ia mengklaim proyek itu bisa diselesaikan relatif lebih cepat.
Diketahui, MRT Jakarta saat ini sedang mengerjakan konstruksi Fase 2A, yang akan menambahkan tujuh stasiun tambahan bawah tanah, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. MRT Jakarta telah menandatangani kesepakatan senilai Rp 4,7 triliun dengan perusahaan Jepang Sojitz Corporation untuk pembangunan fase 2A yang menghubungkan stasiun Bundaran HI hingga Kota. Konstruksi fase 2A ditargetkan selesai pada akhir 2029.
Japan International Cooperation Agency (JICA) sudah memberikan pinjaman bantuan pembangunan resmi untuk mendanai proyek infrastruktur Indonesia, termasuk MRT.
Menurut Kementerian Keuangan pada Februari 2023, portofolio pendanaan JICA di Indonesia sudah mencapai sekitar 551 miliar yen (Rp 57,8 triliun). Sekitar 227 miliar yen (Rp 23,8 triliun) dari total pendanaan tersebut disalurkan kepada Kementerian Perhubungan untuk proyek MRT.


