Kalian suka ketinggalan online meeting dengan rekan kerja atau kolega? Kali ini kalian nggak usah khawatir, Bulan lalu, platform meeting video Zoom Meeting memperkenalkan beberapa fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang merupakan hasil kerja sama dengan pembuat ChatGPT, OpenAI.
Lewat asisten AI Zoom IQ, Zoom memperkenalkan fitur seperti membuat ringkasan, draf pesan, dan fitur-fitur AI lain ke dalamnya, Buzztie.
As reported by The Verge, Zoom IQ was previously able to do a number of things such as creating chapters and highlights for meeting recordings. But this time, the online meeting platform is giving more capabilities to the assistant’s features, including ways to join meetings that users may have missed.
Jadi dengan begitu, pengguna bisa meminta bantuan AI untuk meringkaskan apa yang dia lewatkan dalam pertemuan, serta mengajukan pertanyaan lebih lanjut.
Zoom IQ can also perform a number of other capabilities such as creating whiteboards based on text requests and providing meeting recaps, then summarizing threads in Zoom Team Chat.
Zoom IQ juga memungkinkan pengguna membuat respon ke rekan menggunakan AI, seperti bot ChatGPT yang ada di Slack.
Mengenai draf pesan dan email berbasis AI diluncurkan pada bulan April, tapi masih berdasarkan undangan. Meski begitu, fitur ringkasan rapat Zoom IQ “terpilih” juga akan diperkenalkan dengan lebih luas.
Diintegrasikannya fitur-fitur AI ke dalam Zoom juga jadi respon ke berbagai kemampuan kecerdasan buatan ke dalam platform pertemuan online pesaing mereka seperti Google dan Microsoft.
Misalnya Google, membawa fitur untuk menghasilkan teks, gambar, dan ringkasan di Docs, Gmail, Sheet, dan Slide. Sementara Microsoft 365, telah menguji asisten AI Copilot untuk platform Officenya.
Apakah fitur ini akan membantu, Buzztie?


