Ada yang menarik dari Universitas Indonesia nih, Buzztie. Program Studi (Prodi) Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menerapkan kurikulum dengan mata kuliah baru yaitu kuliah pembuatan komik,
Hal itu bertujuan supaya Vokasi UI bisa ikut serta dalam pembangunan industri komik yang memiliki potensi tinggi, Selain itu, industri komik dapat mendobrak pasar ekonomi kreatif Indonesia.
Dilansir dari Kompas, Senin (09/01), ada sebanyak 180 siswa-siswi dari SMA dan SMK di Jabodetabek, seperti SMA Al Azhar 19, SMKN 1 Depok dan SMK Budi Luhur ikut dalam acara lokakarya yang dibuat oleh UI.
This workshop is a form of effort in a community service program with the theme, “Comic, IP, Transmedia-Storytelling” in November 2022 at Vocational UI, Depok.
Ada beberapa praktisi yang hadir dalam lokakarya ini, ada Rizqy Mosmarth selaku Managing Editor BumiLangit Entertainment, Bara Adhyaksa yakni Manajer HUUION Indonesia dan Ayoga Nanda yaitu Editor Gramedia.
Bara menuturkan, intellectual property bisnis IP terus meningkat dan punya potensi untuk meningkatkan ekosistem industri kreatif di Indonesia.
“Peran industri untuk mengenalkan komik kepada generasi muda dapat dimulai dengan langkah awal seperti lokakarya yang saat ini kita berikan, khususnya bagi siswa-siswi SMA dan SMK,” terang Bara.
Di kesempatan yang sama juga, Ayoga memperkenalkan teknik storytelling dalam pembuatan komik. Menurutnya, story atau cerita-lah yang menjadi fokus utama dalam pembuatan komik.
“Teknik storytelling juga memiliki banyak manfaat, seperti dapat menjabarkan plot dan premis dalam sebuah komik, mengatur alur dan poin yang ingin disampaikan, serta memudahkan penyampaian pesan dan cerita dari kreator komik,” kata Ayoga, seperti yang tertera dalam laman VIVA.
Are you also interested in learning about comics in this course, Buzztie?


