By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Penelitian Menyebutkan Umur 34 Tahun Masih Disebut Remaja
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > Lifestyle > Penelitian Menyebutkan Umur 34 Tahun Masih Disebut Remaja

Penelitian Menyebutkan Umur 34 Tahun Masih Disebut Remaja

Published January 8, 2026
726 Views
Share
2 Min Read
Keterangan foto: Ilustrasi
SHARE

Pandangan ilmiah tentang batas usia remaja kembali mengalami penyesuaian seiring temuan terbaru di bidang neurologi dan psikologi perkembangan. Sejumlah ahli menilai usia biologis tidak selalu mencerminkan kematangan mental dan emosional seseorang.

Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak manusia, khususnya bagian prefrontal cortex yang mengatur pengambilan keputusan dan pengendalian emosi, belum sepenuhnya matang pada usia 18 atau 21 tahun. Proses ini bahkan dapat berlanjut hingga mendekati usia 30 tahun.

Temuan tersebut mendorong para peneliti untuk melihat masa remaja sebagai fase yang lebih panjang dibanding definisi konvensional. Dalam beberapa kajian, usia remaja diusulkan berlangsung hingga 24 tahun, dengan fase dewasa awal mencakup rentang usia 25 hingga 30 atau bahkan 34 tahun, Buzztie.

Selain faktor biologis, perubahan sosial juga memegang peran besar. Di banyak negara, termasuk Indonesia, pencapaian peran dewasa seperti pekerjaan tetap, pernikahan, dan kemandirian ekonomi kini terjadi lebih lambat dibanding generasi sebelumnya.

Kondisi ekonomi global yang tidak stabil, meningkatnya biaya hidup, serta tuntutan pendidikan yang lebih panjang membuat transisi menuju kedewasaan berlangsung lebih gradual. Hal ini menciptakan jarak antara usia kronologis dan kesiapan psikologis.

Para ahli menekankan bahwa keterlambatan tersebut bukan bentuk kegagalan individu, melainkan respons terhadap dinamika zaman. Perubahan struktur sosial dan ekonomi menuntut adaptasi yang lebih kompleks.

Dalam konteks ini, merasa “belum mapan” di usia awal 30-an dipandang sebagai hal yang wajar. Penilaian terhadap kedewasaan tidak lagi semata ditentukan oleh usia, melainkan oleh kapasitas adaptasi dan stabilitas emosional.

Pendekatan baru ini juga berdampak pada kebijakan publik, khususnya di bidang kesehatan mental dan ketenagakerjaan. Pemahaman yang lebih fleksibel dinilai dapat membantu merumuskan kebijakan yang lebih relevan bagi generasi muda.

Sejumlah institusi pendidikan dan organisasi kesehatan mulai menyesuaikan pendekatan mereka terhadap kelompok usia dewasa awal. Fokus diarahkan pada penguatan kesiapan mental, bukan sekadar pencapaian usia tertentu.

Dengan demikian, redefinisi fase remaja dan dewasa awal menjadi refleksi dari realitas sosial modern. Ilmu pengetahuan menegaskan bahwa proses tumbuh dewasa adalah perjalanan bertahap, bukan batas usia yang kaku.

You Might Also Like

Akun Pemenang Giveaway MrBeast Menghilang

Bocah 14 Tahun Jadi Karyawan Termuda SpaceX

Google Luncurkan Teknologi Baru Google Beam Mungkinkan Pengguna Video Call Lebih Realistis

Pejabat India Kuras Bendungan Demi Ambil Ponsel

Memperingati 100 Hari Wafatnya Eskalator Stasiun Bekasi

TAGGED:34 tahun masih disebut remajaPenelitiPsikologi perkembanganUsia Remaja
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pertama di Asia, Malaysia Luncurkan Program Umrah Dengan Kapal Pesiar
Next Article BYD Jadi Mobil Listrik Terlaris di Tahun 2025 Mengalahkan Tesla
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
Hexindo Dukung Pemulihan Pasca Banjir di Sumatra Melalui Bantuan Alat Berat dan Donasi Kemanusiaan
February 3, 2026
782 Views
Internasional
Jepang jadi Negara Teraman di Asia Tahun 2026
February 1, 2026
755 Views
Lifestyle
Indonesia jadi Negara Termalas Jalan Kaki di Dunia
January 31, 2026
763 Views
Lifestyle
Bayu Ristanto, Ilmuwan Indonesia yang Namanya Diabadikan Sebagai nama Asteroid
January 30, 2026
751 Views
LifestyleTechnology
Developer AS Bangun Aplikasi Media Sosial Khusus Pemancing Agar Bisa Identifikasi Hasil Tangkapan
January 30, 2026
764 Views
Internasional
Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO
January 30, 2026
751 Views
Lifestyle
Kolaborasi Crocs dan Lego yang Luncurkan Sandal Berbentuk Brick Lego
January 30, 2026
749 Views
Technology
Program TV Buatan AI Tuai Kontroversi
January 30, 2026
777 Views
Sports
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Kejuaraan BWF 2026
January 30, 2026
719 Views
Lifestyle
Peneliti Menemukan Ada Kemungkinan Alien Berkomunikasi Seperti Kunang-kunang
January 30, 2026
764 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.4k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.3k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

Technology

Meta Luncurkan Kacamata AI dengan Layar AR Pertama di Dunia

September 26, 2025
Lifestyle

YouTube Uji Coba Saluran TV Gratis dengan Iklan

January 18, 2023
Technology

Boston Dynamics Rilis Robot yang Bisa Breakdance dan Salto Makin Mirip dengan Manusia

March 26, 2025
Lifestyle

Apple Vision Pro Bawa Fitur Super Canggih di Harga Rp 52 Juta

June 6, 2023

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up