By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Penelitian Menyebutkan Umur 34 Tahun Masih Disebut Remaja
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > Lifestyle > Penelitian Menyebutkan Umur 34 Tahun Masih Disebut Remaja

Penelitian Menyebutkan Umur 34 Tahun Masih Disebut Remaja

Published January 8, 2026
758 Views
Share
2 Min Read
Keterangan foto: Ilustrasi
SHARE

Pandangan ilmiah tentang batas usia remaja kembali mengalami penyesuaian seiring temuan terbaru di bidang neurologi dan psikologi perkembangan. Sejumlah ahli menilai usia biologis tidak selalu mencerminkan kematangan mental dan emosional seseorang.

Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan otak manusia, khususnya bagian prefrontal cortex yang mengatur pengambilan keputusan dan pengendalian emosi, belum sepenuhnya matang pada usia 18 atau 21 tahun. Proses ini bahkan dapat berlanjut hingga mendekati usia 30 tahun.

Temuan tersebut mendorong para peneliti untuk melihat masa remaja sebagai fase yang lebih panjang dibanding definisi konvensional. Dalam beberapa kajian, usia remaja diusulkan berlangsung hingga 24 tahun, dengan fase dewasa awal mencakup rentang usia 25 hingga 30 atau bahkan 34 tahun, Buzztie.

Selain faktor biologis, perubahan sosial juga memegang peran besar. Di banyak negara, termasuk Indonesia, pencapaian peran dewasa seperti pekerjaan tetap, pernikahan, dan kemandirian ekonomi kini terjadi lebih lambat dibanding generasi sebelumnya.

Kondisi ekonomi global yang tidak stabil, meningkatnya biaya hidup, serta tuntutan pendidikan yang lebih panjang membuat transisi menuju kedewasaan berlangsung lebih gradual. Hal ini menciptakan jarak antara usia kronologis dan kesiapan psikologis.

Para ahli menekankan bahwa keterlambatan tersebut bukan bentuk kegagalan individu, melainkan respons terhadap dinamika zaman. Perubahan struktur sosial dan ekonomi menuntut adaptasi yang lebih kompleks.

Dalam konteks ini, merasa “belum mapan” di usia awal 30-an dipandang sebagai hal yang wajar. Penilaian terhadap kedewasaan tidak lagi semata ditentukan oleh usia, melainkan oleh kapasitas adaptasi dan stabilitas emosional.

Pendekatan baru ini juga berdampak pada kebijakan publik, khususnya di bidang kesehatan mental dan ketenagakerjaan. Pemahaman yang lebih fleksibel dinilai dapat membantu merumuskan kebijakan yang lebih relevan bagi generasi muda.

Sejumlah institusi pendidikan dan organisasi kesehatan mulai menyesuaikan pendekatan mereka terhadap kelompok usia dewasa awal. Fokus diarahkan pada penguatan kesiapan mental, bukan sekadar pencapaian usia tertentu.

Dengan demikian, redefinisi fase remaja dan dewasa awal menjadi refleksi dari realitas sosial modern. Ilmu pengetahuan menegaskan bahwa proses tumbuh dewasa adalah perjalanan bertahap, bukan batas usia yang kaku.

You Might Also Like

Hana Tajima Gabungkan Kimono, Simbol Palestina dan Sudan di Acara Buckingham

Komdigi dan Microsoft Luncurkan Pelatihan AI Nasional

Kecerdasan GPT-5 Setara dengan Orang Bergelar PhD

Oleg Kononenko Pecahkan Rekor Terlama di Luar Angkasa Selama 1.111 Hari

iOS 26 Luncurkan Fitur yang Mampu Mendeteksi Tindakan Eksplisit Saat FaceTime

TAGGED:34 tahun masih disebut remajaPenelitiPsikologi perkembanganUsia Remaja
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pertama di Asia, Malaysia Luncurkan Program Umrah Dengan Kapal Pesiar
Next Article BYD Jadi Mobil Listrik Terlaris di Tahun 2025 Mengalahkan Tesla
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

Internasional
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
April 25, 2026
696 Views
National
23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan, PT Tracon Industri Memperkuat Implementasi HSE Berstandar Internasional
April 23, 2026
710 Views
Lifestyle
LIXIL Pimpin dan Fasilitasi Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Kualitas Ruang Hidup yang Lebih Baik
April 15, 2026
742 Views
Lifestyle
Green River College, Mengenal Jalur College dan Akses Transfer ke Universitas Top AS
April 6, 2026
756 Views
Uncategorized
Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace
March 30, 2026
719 Views
National
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret
March 30, 2026
750 Views
Lifestyle
Malaysia Tetapkan Durian Musang King sebagai Indikasi Geografis, Negara Lain Tidak Boleh Pakai Nama Ini
March 30, 2026
751 Views
Internasional
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%
March 30, 2026
730 Views
National
XXI Dapat Pendapatan Rp 5,9 Triliun Pada 2025, Ditopang Film Jumbo
March 30, 2026
722 Views
National
Sebanyak 625 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual
March 30, 2026
746 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.1k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.4k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

Lifestyle

Studi Sun Life: Keamanan Finansial Jadi Prioritas Utama dalam Perencanaan Warisan, Namun Banyak Keluarga Khawatir Kekayaan Tak Akan Bertahan ke Generasi Berikutnya

November 5, 2025
Lifestyle

McDonald’s Umumkan Kolaborasi Bareng Girlband “NewJeans”

March 3, 2023
Lifestyle

Kidult : Orang Dewasa yang Beli Mainan Anak-anak

January 4, 2023
Lifestyle

Sega Beli Rovio, Pengembang Game Angry Bird Senilai Rp 11 Triliun

April 18, 2023

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up