Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft bikin iri nih, Buzztie. Microsoft mengawali tahun baru dengan memberikan kebijakan baru ke para pekerjanya, yaitu cuti yang nggak terbatas kepada karyawannya di Amerika Serikat (AS).
Pada hari Kamis (12/1) perusahaan raksasa itu mengumumkan kebijakan baru yang disebut Discretionary Time Off lewat email kepada karyawan dari Kathleen Hogan, Chief People Officer Microsoft.
“Bagaimana, kapan dan di mana kamu melakukan pekerjaan kami telah berubah secara drastis,” kata Kathleen dalam memo internal mengutip The Verge.
“Dan saat kami telah bertransformasi, memodernisasi kebijakan liburan kamu menjadi model yang lebih fleksibel adalah langkah alami berikutnya.”
Kebijakan baru itu akan mulai diberlakukan pada hari senin (16/1) dan akan berlaku untuk semua karyawan tetap Microsoft di Amerika Serikat mengutip Metro UK.
Karena hal ini juga, berarti karyawan Microsoft nggak lagi diharuskan untuk mencatat hari libur secara resmi. Bahkan, karyawan baru Microsoft pun nggak perlu lagi menunggu untuk menambah waktu cuti.
Seiring dengan kebijakan cuti nggak terbatas yang baru, Microsoft juga akan menawarkan 10 hari libur perusahaan, cuti absen, cuti sakit dan kesehatan mental, cuti untuk tugas juri atau berkabung.
Karyawan yang punya kuota liburan yang tidak terpakai juga bakal mendapat pembayaran satu kali di bulan April, Buzztie.
Tapi, kebijakan ini nggak berlaku untuk pekerja freelancer atau yang bukan pegawai tetap di Microsoft dan karyawan di luar Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan adanya undang-undang upah dan jam federal dari negara bagian yang berbeda serta undang-undang dan peraturan yang berbeda di negara lain.
Walau begitu, Microsoft bukan perusahaan pertama yang bikin kebijakan cuti yang tak terbatas ini. Diketahui ada Salesforce, LinkedIn milik Microsoft, Oracle dan Netflix juga menawarkan kebijakan serupa untuk karyawannya.
Selain itu, sejak tahun lalu Microsoft mengumumkan bakal mengizinkan lebih banyak karyawan untuk bekerja dari rumah secara permanen, wah enak ya, Buzztie.


