Bagai tak kehabisan ide untuk memperbarui produknya, Apple akan segera rilis MacBook Pro versi touch screen (layar sentuh) pada tahun 2025 nanti.
Adapun keputusan Apple ini jadi sesuatu yang cukup menarik nih Buzztie untuk dibahas. Masalahnya, Steve Jobs selaku pendiri Apple sempat menganggap kalau laptop dengan teknologi touch screen adalah ide yang buruk dan nggak memiliki fungsi yang memiliki nilai tambah.
Bocoran Apple bakal rilis MacBook Pro touch screen ini membuat banyak orang merasa kalau Apple seakan ‘jilat ludah’ sendiri. Pada tahun 2010 lalu, Steve Jobs mengatakan nggak akan membuat MacBook yang punya fitur touch screen. Bahkan pernyataan itu juga disampaikan kembali di tahun 2016.
“Permukaan sentuh tidak ingin vertikal, tidak berfungsi, ergonomis buruk.” ucap Steve Jobs.
At that time, Apple stated that a laptop with a touch screen was something that would eliminate the essence of the laptop itself. Apple also thinks this design can make the laptop seem to forget the trackpad and keyboard functions already installed on the device.
Dilansir dari Bloomberg, salah satu bocoran yang beredar menginformasikan kalau teknologi layar sentuh untuk MacBook itu masih dalam tahap pengembangan. Apple sendiri masih melakukan uji coba untuk memastikan diri sebelum merilis MacBook touch screen.
Hanya saja, diharapkan bahwa layar touch screen MacBook itu nantinya akan mengusung panel OLED. Dan nggak cuma itu, catatan Bloomberg pun menduga kalau MacBook dengan teknologi touch screen akan hadir di tahun 2025 mendatang.
Sebagai informasi, sebelum Apple rilis MacBook Pro touch screen pada 2025 mendatang, Apple dikabarkan akan mulai mengganti layar untuk perangkat seluler seperti iPhone dan Apple Watch mereka, dengan layar buatan sendiri mulai tahun 2024.
Apple’s breakthrough this time will start with the high-end Apple Watch in late 2024 and replace current devices’ OLED screens with its microLED technology.
What do you think, Buzztie?


