Berakhirnya era MetroCard di sistem transportasi New York City (NYC) ternyata membuka peluang bisnis baru bagi para reseller, sejak resmi dipensiunkan pada Rabu, 31 Desember 2024, kartu fisik berwarna kuning-biru yang sudah melayani warga New York selama lebih dari tiga dekade ini kini bertransformasi menjadi barang koleksi bernilai tinggi.
Desain ikonik MetroCard selama ini telah dianggap sebagai salah satu simbol budaya “Big Apple”, padahal dulunya kartu ini bisa didapatkan siapa saja dengan biaya hanya US$1.
Setelah penutupan resminya yang bahkan sempat diwarnai aksi “pemakaman” simbolis oleh warga, harga kartu ini melonjak tajam di platform e-commerce seperti eBay.
Beberapa penjual mulai memasang harga yang cukup fantastis, salah satu listing di eBay bahkan menawarkan MetroCard edisi 2024 dengan harga mencapai US$3.500 atau sekitar Rp58,5 juta, Wow!
Meski tidak semua penjual mematok harga setinggi itu, banyak yang tetap berharap meraup untung dari nilai historis kartu tersebut.
Richard Usowicz, salah satu penjual yang memasang harga US$155 untuk kartunya, menjelaskan bahwa fenomena ini murni terjadi karena hukum pasar.
Kepada New York Post, Richard menyatakan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh kelangkaan dan faktor emosional pembeli.
“Begitu suatu barang udah nggak diproduksi lagi, nilainya bisa naik. Apalagi di dunia koleksi, banyak orang yang beli karena faktor nostalgia,” ujarnya.
Richard juga menambahkan bahwa mayoritas peminat datang dari generasi Milenial dan Gen Z, menurutnya mereka adalah kelompok yang paling antusias untuk kembali menghidupkan kenangan dari masa lalu ketika kehidupan terasa lebih sederhana melalui benda-benda ikonik seperti MetroCard ini.


