By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Ingin Tampil Sederhana, Instagram Tutup Live Shopping Maret 2023
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > Lifestyle > Ingin Tampil Sederhana, Instagram Tutup Live Shopping Maret 2023

Ingin Tampil Sederhana, Instagram Tutup Live Shopping Maret 2023

Published February 15, 2023
866 Views
Share
4 Min Read
SHARE

Instagram mengumukan akan menutup fitur “Live Shopping” per 16 Maret 2023 ini. Sebelumnya, Facebook sudah lebih dulu menutup fitur Live Shoppingnya pada Oktober 2022.

Nggak dijelaskan alasan pasti penutupan Live Shopping di Instagram. Laman Help Center Instagram hanya menulis langkah ini bisa membantu perusahaan lebih berfokus pada produk dan fitur yang lebih bermanfaat untuk penggunanya.

“Mulai 16 Maret 2023, Anda tidak akan dapat memberi tag (tag harga atau nama produk) saat melakukan live di Instagram. Perubahan ini akan membantu kami berfokus pada produk dan fitur yang memiliki nilai dan fungsi kepada pengguna kami,” tulis Instagram di laman resmi Facebook.com.

Merujuk pada penyataan itu, konten kreator atau penjual yang ingin mengiklankan dan menjual produk nya di live IG, nggak bisa lagi memberikan tag harga ataupun nama produk dari barang yang dijual tersebut.

Tetapi Instagram tetap menjamin kepada penjual akan tetap bisa menjalankan bisnisnya lewat Instagram Stories, Reels serta fitur Instagram ads. Fitur-fitur tersebut disebut akan memudahkan pengguna untuk membeli produk melalui beberapa ketukan saja di Instagram dan Facebook.

Seperti yang diketahui, fitur ini telah diluncurkan oleh Instagram pada 2022 lalu. Kehadiran fitur Live Shopping ditujukan untuk membantu para penjual, khususnya wilayah Amerika Serikat (AS), untuk menjual produk mereka melalui live streaming. 

Tapi, kalau merujuk ke pasar di luar AS, aktivitas jual beli barang melalui live streaming sudah lebih dulu dilakukan pasar Asia, salah satunya China. Negara Tirai Bambu itu sudah memiliki sejumlah aplikasi yang mewadahi para penjual untuk berjualan melalui live streaming. 

Apalagi sejak pandemi, seluruh orang di dunia dirumahkan, membuat pertumbuhan toko retail online dan e-commerce meningkat pesat. Para penjual di AS pun mulai menerapkan cara baru untuk menjual produknya secara online untuk meningkatkan pemasukan. 

Sayangnya, cara tersebut nggak bertahan lama, Buzztie. Setelah kasus pandemi Covid-19 mulai mereda, semua aktivitas kembali normal, para pakar menemukan bahwa konsumen di AS tidak terlalu terdorong lagi melakukan transaksi di live streaming. 

Melansir Tech Crunch, salah satu temuan melaporkan penjualan online secara keseluruhan, termasuk belanja di live streaming, hanya sekitar 5 persen dari total penjualan e-commerce di AS pada 2022 lalu. 

Senada dengan laporan tersebut, TikTok yang digadang-gadang sebagai platform paling sukses mengimplementasikan belanja secara live streaming, pun membatalkan rencana ekspansi fitur belanja secara streaming ini di AS dan Eropa. Dikarenakan saat melakukan uji coba di kedua pasar tersebut, tidak ada pengguna yang berhasil menjual produknya lewat live streaming.

Sulitnya pasar di negara-negara Barat mengadopsi cara berbelanja konsumen di China mungkin disebabkan oleh perbedaan budaya dan kebiasaan konsumen dalam mengakses konten digital. 

Asisten profesor dan peneliti digital marketing, kebiasaan pengguna, dan jejaring sosial dari Fakultas Management di Unversity of British Colombia’s Okanagan, Ying Zhu mengatakan bahwa alasan pasar Amerika dan Eropa tidak seperti China karena budaya China adalah “cashless”.

“China adalah masyarakat cashless (tidak memegang uang fisik). Jadi, Anda memiliki konsumen yang sangat mandiri, yang sudah terbiasa dengan aktivitas digitalisasi ekonomi. Mereka tidak butuh uang fisik, kartu debit, atau kartu kredit. Yang mereka butuhkan hanya smartphone,” ujar Zhu

Konsep penjualan online di negara-negara Barat dinilai punya potensi. Tetapi, menurut Zhu, tanpa membangun infrastruktur dan edukasi kepada konsumennya, lalu tiba-tiba menerapkan cara berbelanja baru ke pasar, itu adalah harapan sukses yang naif. 

“Ini adalah konsep yang baik. Namun, tanpa membangun infrastruktur dan edukasi terhadap konsumen, dengan tiba-tiba menerapkan ide baru ini ke pasar serta mengharapkan hal tersebut bakal sukses, itu adalah sesuatu yang naif,” pungkas Zhu.

What do you think, Buzztie?

You Might Also Like

Apple Resmi akan Keluarkan iPhone 17

Akan Segera Rilis Laptop Tanpa Layar Pertama di Dunia

Kopi Tuku Resmi Membeli Hak Penamaan Stasiun MRT Cipete Raya

Proses Pembuatan Tumtum Maskot Indonesia di World Expo 2025 Osaka

Zoom Meeting Punya Fitur AI Baru, Bantu Pengguna Kalau Telat Rapat

TAGGED:Belanja onlineInstagramLive shopping
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wabah Virus Marburg Muncul di Afrika, Kematian Capai 88 Persen
Next Article Kominfo Buka Wacana Google Bayar ke Media
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

Uncategorized
Jawab Kebutuhan Industri, Hexindo Perkenalkan “WIXIM Supported by LANDCROS” di Indonesia
July 27, 2026
37 Views
Uncategorized
“Showers That Stay with You” dari GROHE Menjawab Arti Kemewahan Modern
July 27, 2026
51 Views
Uncategorized
PT Delta Sukses Teknologi Perluas Distribusi DWAY, Perkuat Akses terhadap Produk Resmi
July 20, 2026
73 Views
PT Tracon taman 500 bibit mangrove
Uncategorized
PT Tracon Industri Tanam 500 Bibit Mangrove di Dusun Tangkolak
July 13, 2026
61 Views
Uncategorized
Tembus 18 juta Pengguna, Simplus Rayakan Hari Jadi ke-5 dengan Kampanye “Live Young with Simplus”
July 2, 2026
94 Views
TANDA PENGENAL BIRU
LifestyleNational
SUNNY KIDS LUNCURKAN TANDA PENGENAL BIRU (BANTUAN INKLUSIF DI RUANG UMUM), DORONG RUANG PUBLIK YANG LEBIIH INKLUSIF DAN PENUH EMPATI
June 5, 2026
233 Views
Internasional
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026: Kompetisi Bergengsi Arsitektur Indonesia
May 23, 2026
124 Views
Lifestyle
Definisi Baru Kemewahan Kamar Mandi: LIXIL Hadirkan Showroom Manzio @313 di Surabaya
May 21, 2026
782 Views
Lifestyle
A-Level & IGCSE di UK dan Ireland Jadi Jalur Favorit Siswa Indonesia Menuju Kedokteran Hingga Seni di Kampus Top Dunia
May 13, 2026
968 Views
Lifestyle
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
May 11, 2026
126 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.3k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.2k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.5k Views

Baca berita lainnya

LifestyleNational

Keren Banget! 3700 Orang Ramai-ramai Bersihkan Pantai Sukaraja

July 11, 2023
Lifestyle

Sony akan Rilis PS5 Pro Pada 7 November Mendatang

September 22, 2024
Lifestyle

‘Mulung’ di Australia, Seorang WNI Dapat iPhone hingga Headphone JBL

June 23, 2023
Lifestyle

Korut Eksekusi Mati 2 Remaja Gegara Sebarkan Drama Korea

December 5, 2022

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up